INDOZONE.ID - Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang pedagang berlumuran darah di bagian hidungnya usai diserang oleh preman di kawasan Kukusan, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Mengetahui hal tersebut, polisi langsung bergerak cepat meringkus dua pelaku.
Viralnya peristiwa tersebut salah satunya diposting oleh akun Instagram resmi Polres Metro Jakarta Timur.
Baca juga: Viral Pedagang Cilok Dihajar Preman di Jakpus, Pelakunya Langsung Digulung Polisi
Postingan tersebut memperlihatkan korban dalam kondisi berdarah pada bagian hidung hingga video Kapolres Metro Jaktim mengintrogasi kedua pelaku.
"Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua pelaku tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan," tulis caption postingan seperti dilihat, Jumat (2/1/2026).
Usut punya usut, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 07.00 WIB.
Kala itu, korban berinisial SR sedang berjualan dan didatangi dua pria yang meminta uang keamanan dan sewa tempat.
Korban baru saja memulai berdagang dan tidak bisa membayar uang seperti yang diminta pelaku. Dari sinilah pelaku melakukan penyerangan hingga viral di media sosial.
Pasca korban melapor ke polisi, tidak butuh waktu lama polisi dengan mudah meringkus dua preman tersebut.
Pelaku H ditangkap di Jembatan BKT Cipinang Indah sedangkan A diamankan di Mustika Jaya, Bekasi.
Baca juga: Warga Coret Foto Bupati Pati dengan Tulisan ‘Preman Arogan Penipu Rakyat’
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya hal tersebut. Dia menegaskan jika pihaknya bakal menindak pelaku-pelaku kekerasan.
"Setiap bentuk intimidasi dan kekerasan akan kami tindak tegas sesuai hukum," kata Budi.
Lebih jauh, Budi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan kepolisian 110 jika membutuhkan bantuan.
"Segera melapor lewat layanan darurat 110 yang aktif 24 jam," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan