Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 08:48 WIB

16 Korban Jiwa Kebakaran Panti Jompo Damai Manado, 15 di Antaranya Tak Dapat Dikenali

Author

Polda Sulut mengumpulkan data-data dari pihak keluarga korban jiwa kebakaran Panti Jompo Damai Manado. (ANTARA/HO-Polda Sulut)

INDOZONE.ID - Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut), Kombes Pol. Alamsyah P. Hasibuan, menyatakan kondisi 15 jasad korban kebakaran Panti Werdha Damai di Ranomuut, Paal Dua, Manado, tidak dapat dikenali.

Total korban jiwa karena kebakaran yang terjadi pada Minggu 28 Desember 2025 itu, adalah 16.

"Dalam peristiwa ini sebanyak 16 orang menjadi korban, di mana 15 jasad di antaranya dalam kondisi sudah tidak bisa dikenali," kata Kombes Pol Alamsyah di Manado, dikutip dari ANTARA, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, Kapolda Sulut  Irjen Pol Roycke Harry Langie telah memerintahkan tim untuk membantu Polresta Manado. Tim tersebut terdiri dari Inafis Ditreskimum, Bidlabfor, dan Tim DVI Bid Dokkes. 

Tim tersebut akan membantu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses identifikasi.

Baca juga: Papan Reklame di Sarinah Thamrim Alami Kebakaran, Diduga Korsleting Listrik

Olah TKP Dilakukan

Kabid Dokkes, AKBP dr. Tasrif, menyatakan ipihaknya tengah melakukan olah TKP. Ia menyebut telah mengevakuasi 16 jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado.

"Kami berhasil mengevakuasi sebanyak 16 jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado," katanya.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya akan melakukan ante morfem. Pada tahap ini, pihaknya mengumpulkan data-data dari keluarga para korban, termasuk mengambil sampel DNA.

"Kami akan mengambil sampel DNA keluarga dan juga korban," lanjutnya.

Harapannya, masyarakat yang merasa keluarganya jadi salah satu korban dalam kebakaran Panti Werdha Damai, mendatangi Posko DVI Biddokkes.

Baca juga: Kebakaran 14 Rumah di Kapuk Muara Diduga Akibat Korsleting Listrik

"Kami sangat berharap karena bukti primer sebagai alat identifikasi berupa sidik jari tidak memungkinkan lagi, sehingga kami sangat berharap akan dilaksanakan identifikasi melalui DNA," jelasnya.

Sementara itu, karena Polda Sulut belum punya laboratorium pemeriksaan DNA, sampel akan dikirim ke Jakarta.

"Kami butuh waktu, mudah-mudahan terkumpul semua hari ini dan malam nanti kami akan bawa sampelnya ke Jakarta," ucapnya.

Penyebab Kebakaran

Kapolresta Manado, Kombes Pol. Irham Halid, menjelaskan pihaknya masih mencari tahu penyebab kebakaran seraya melakukan olah TKP.

"Kami dibantu Polda Sulut sementara melakukan olah TKP. Mudah-mudahan nanti akan ada hasilnya dan kita akan sampaikan lagi kepada masyarakat," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU