Doa di Tengah Bencana, Wanita Ini Tetap Melaksanakan Salat di Area Terdampak Banjir Bandang Sumut
INDOZONE.ID - Sumatra, tepatnya Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), tengah berjuang untuk bangkit dari bencana banjir dan longsor yang melanda sejak pekan lalu.
Dalam setiap perjuangan untuk bangkit, ada doa memohon bantuan Yang Maha Kuasa supaya semuanya dilancarkan. Salah satu doa itu terpanjatkan dari Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut.
Pada Minggu 30 November 2025, seorang wanita tertangkap kamera sedang menunaikan salat di tengah area rumah yang rusak karena banjir bandang.
Meski hanya menggunakan sajadah kecil sebagai alas keningnya bersujud, ia tampak khusyuk memanjatkan doa setelah salatnya.
Terlihat di sekelilingnya, kerusakan masif karena banjir bandang pada Selasa 25 November 2025. Kerusakan serupa juga terjadi di daerah terdampak lainnya.
Baca juga: Update Korban Banjir dan Longsor Sumatra: 614 Meninggal Dunia dan 449 Orang Hilang!
Kini, pemerintah pun berusaha keras untuk membantu warga dan daerah terdampak, supaya bisa segera pulih.
Update Sementara Korban Banjir dan Longsor Sumatra
Melansir dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (2/12/2025), sekira pukul 09.30 WIB, diketahui bahwa 614 orang meninggal dunia karena bencana ini. Rinciannya, Aceh (156 korban jiwa), Sumbar (165 korban jiwa), dan Sumut (293 korban jiwa).
Lalu, menurut data sementara BPNB, diketahui 449 orang belum ditemukan hingga sekarang. Sebanyak 181 orang dinyatakan hilang di Aceh, 114 orang belum ditemukan di Sumbar, dan 154 orang masih dicari keberadaannya di Sumut.
Selain itu, sekira 2.600 orang menderita luka-luka karena banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.
Secara keseluruhan, 2,8 juta jiwa di 50 kabupaten telah terdampak bencana ini yang 1,1 juta di antaranya telah mengungsi ke tempat aman.
Baca juga: Presiden Prabowo Prioritaskan Bantuan ke Daerah Terisolasi Bencana Sumatra
Lalu, untuk kerugian infrastruktur, tercatat sekira 3.500 rumah rusak berat, 4.100 rumah rusak sedang, 20.500 rumah rusak ringan, 282 unit fasilitas pendidikan (fasdik) rusak, dan 271 unit jembatan rusak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara