Senin, 01 DESEMBER 2025 • 09:20 WIB

Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, Sumbar Bertambah, BNPB Catat 442 Orang Meninggal

Author

Petugas SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban longsor di Toboh Tangah, Nagari Malalak Timur, Agam, Sumatera Barat (Sumbar). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

INDOZONE.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total korban meninggal kini mencapai 442 jiwa.

“Sementara itu untuk total korban hilang di tiga provinsi mencapai 402 jiwa,” kata Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Dari Pos Pendukung Nasional di Tapanuli Utara, Suharyanto menyampaikan bahwa di Sumatera Utara jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 217 orang, setelah tim SAR gabungan menemukan sejumlah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Korban tersebar di sejumlah wilayah, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang, serta Nias.

Baca juga: Polri Drop Bantuan Logistik dari Helikopter ke Lokasi Terisolasi Banjir di Sumut

Selain korban meninggal, sebanyak 209 warga di Sumatera Utara dilaporkan masih hilang, berdasarkan laporan keluarga kepada petugas posko darurat bencana.

Suharyanto juga menyebutkan tim gabungan saat ini menangani pengungsian di berbagai lokasi, dengan jumlah pengungsi antara lain 3.600 jiwa di Tapanuli Utara, 1.659 jiwa di Tapanuli Tengah, 4.661 jiwa di Tapanuli Selatan, 4.456 jiwa di Kota Sibolga, 2.200 jiwa di Humbang Hasundutan, serta 1.378 jiwa di Mandailing Natal.

Di Aceh, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia sebanyak 96 jiwa, sementara 75 orang masih dinyatakan hilang. 

Baca juga: Tanggap Darurat, PNM Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera

Dampak bencana tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, antara lain Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya. Total pengungsi di provinsi tersebut mencapai sekitar 62.000 kepala keluarga.

Sementara di Sumatera Barat, jumlah korban meninggal dunia tercatat 129 jiwa. Selain itu, terdapat 118 orang yang masih hilang serta 16 warga mengalami luka-luka.

Korban dan dampak bencana di Sumatera Barat tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan, dengan total pengungsi mencapai 77.918 jiwa.

BNPB memastikan seluruh unsur terkait, mulai dari pemerintah daerah, TNI–Polri, Basarnas, kementerian dan lembaga, hingga relawan, terus mengerahkan sumber daya guna mempercepat pencarian korban, memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, serta membuka akses ke wilayah yang masih terisolasi hingga hari ketujuh masa tanggap darurat bencana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU