INDOZONE.ID - Dalam KTT BRICS 2025 di Rio de Janeiro, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia menghadapi perubahan iklim dan krisis kesehatan global.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi internasional menjelang COP30 di Brasil serta dukungan terhadap WHO dalam memperkuat sistem kesehatan dunia.
1. Komitmen Kuat Indonesia Hadapi Perubahan Iklim
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia serius menghadapi dampak perubahan iklim yang kini semakin nyata.
Dalam pertemuan bertema “Environment, COP 30, and Global Health”, Prabowo menyampaikan bahwa perubahan iklim sudah dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia.
Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (Tata) menjelaskan, tadi Pak Presiden menyampaikan bahwa dampak-dampak dari perubahan iklim sangat dirasakan oleh Indonesia.
"Dan menyampaikan komitmen Indonesia untuk memerangi climate change dan utamanya proses upaya kita untuk melakukan energi bersih,” ujarnya dikutip dari laman Setpres, Rabu (29/10/2025).
2. Fokus pada Transisi Menuju Energi Bersih
Prabowo menyoroti pentingnya transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. Menurutnya, hal ini bukan sekadar agenda lingkungan, tapi juga bagian dari strategi nasional menuju kemandirian energi.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia dalam perjanjian global terkait pengurangan emisi karbon.
Indonesia terus mendorong investasi pada energi terbarukan seperti panas bumi, air, dan surya, demi masa depan yang lebih hijau.
3. Dorong Kolaborasi Global Jelang COP30 di Brasil
Selain bicara soal aksi domestik, Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama internasional.
Banyak negara, termasuk Indonesia, menyatakan kesiapannya menghadapi COP30 yang akan digelar di Belem, Brasil.
Menurut Wamenlu Tata, ada beberapa yang menyampaikan komitmen negara mereka untuk menangani climate change.
"Dan mempersiapkan COP30 yang akan dilaksanakan di Belem, Brasil," katanya.
4. Perhatian Serius terhadap Isu Kesehatan Global
Tak hanya soal iklim, Presiden Prabowo juga menyoroti isu kesehatan global yang masih jadi tantangan besar pasca-pandemi.
Ia menegaskan pentingnya memperkuat sistem kesehatan dunia agar lebih siap menghadapi ancaman penyakit di masa depan.
“Tadi Bapak Presiden menyampaikan komitmennya untuk meneruskan, membantu WHO terkait global health,” ujar Tata.
Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam penanganan dan pencegahan krisis kesehatan global.
5. Indonesia Siap Jadi Bagian dari Solusi Dunia
Pidato Prabowo di forum BRICS menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang ingin berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan global.
Baik dalam isu lingkungan maupun kesehatan, Indonesia siap mengambil langkah konkret dan bekerja sama dengan negara lain.
Pesan utamanya, yakni kolaborasi global, transisi energi bersih, dan sistem kesehatan yang kuat adalah kunci untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Setpres