Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 19:21 WIB

Menhut Temui Kapolri, Bahas Penanggulangan Kebakaran Hutan di Indonesia

Author

Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni siang hari tadi menemui Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri. (Dok. Mabes Polri)

INDOZONE.ID - Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni siang hari tadi menemui Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri. Pertemuan keduanya membahas terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

"Saya baru saja menerima audiensi dari Menteri Kehutanan untuk memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan," kata Jenderal Sigit, Jumat (24/10/2025).

Kapolri menekankan soal optimalisasi kepolisian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia.

Meski saat ini Indonesia mulai memasuki musim hujan yang diprediksi terjadi pada periode September hingga November 2025, karhutla sendiri masih harus diwaspadai di sejumlah titik.

Baca juga: Warga di Yahukimo Diserang Secara Brutal oleh Simpatisan KKB, Leher pun Sobek!

"Meski demikian, BMKG juga menjelaskan saat ini masih terjadi kondisi panas ekstrem di beberapa wilayah Indonesia di antaranya yang terjadi di Majalengka, Surabaya, Gorontalo, Kupang, hingga Sentani," ungkap Kapolri.

Lebih jauh, Jenderal Sigit memapatkan, berdasarkan hasil monitoring titik hotspot pada periode Januari sampai 22 Oktober 2025, terdapat 2.517 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (confidence level high). 

Menurutnya, angka ini menurun sebanyak 833 titik atau 24,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Adapun wilayah dengan titik hotspot tertinggi terjadi di wilayah Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. 

Baca juga: Begal Bersenpi Viral yang Diamuk Massa di Jakbar Ternyata Sempat Tembak Wanita

"Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya curah hujan, kondisi cuaca kering, angin kencang yang menyebabkan penyebaran titik api dengan cepat serta karakteristik wilayah yang sebagian besar merupakan lahan gambut," kata Kapolri.

Pimpinan tertinggi dalam institusi Bhayangkara itu  memastikan pihaknya bersama pihak-pihak terkait dalam penanggulangan Karhutla telah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengoptimalkan penanggulangan Karhutla.

"Dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi mengganggu stabilitas lingkungan,  ekonomi, dan sosial masyarakat, Polri bersama Kementerian dan Lembaga terkait berkomitmen melakukan langkah-langkah cepat, terpadu, dan berkesinambungan," pungkas Sigit. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU