Kamis, 11 SEPTEMBER 2025 • 12:40 WIB

Helikopter Intan Angkasa PK-IWS Ditemukan, Seluruh Penumpang Tewas

Author

Tim SAR berangkat menuju lokasi kecelakaan Helikopter PK-IWS milik PT Intan Angkasa di wilayah Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (ANTARA/SAR Timika)

INDOZONE.ID - Tim SAR akhirnya menemukan Helikopter PK-IWS milik PT Intan Angkasa yang jatuh di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Seluruh penumpang yang berjumlah empat orang, termasuk sang pilot, dipastikan meninggal dunia.  

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, menyebut jenazah para korban sudah berhasil dievakuasi.

"Keempat korban sudah ditemukan dan dipastikan meninggal dunia. Tim kami masih berada di lokasi kejadian," ujarnya, Kamis (11/9/2025).  

Identitas korban masing-masing adalah Eko Puja selaku pilot, Sudirman sebagai teknisi atau Helicopter Landing Officer (HLO), serta dua penumpang bernama Anto dan Zulkifli.

Jenazah keempat korban dibawa ke Jila, sebelum diterbangkan ke Timika untuk proses lebih lanjut.  

Baca juga: Sempat Hilang Kontak, Helikopter Bawa 4 Penumpang Dipastikan Jatuh di Mimika

Helikopter naas tersebut ditemukan dalam kondisi terbakar dan terperosok di sisi jurang pada ketinggian sekitar 11.000 kaki.

Proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan enam personel SAR menggunakan helikopter milik PT Intan Angkasa.  

Kronologi Kejadian

Insiden bermula ketika helikopter yang terbang dari Ilaga menuju Timika pada Rabu (10/9/2025) hilang kontak.

Baca juga: 2 Warga Sulsel Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu

Awalnya helikopter PK-IWS sempat diperkirakan melakukan pendaratan darurat akibat cuaca, namun kemudian dipastikan jatuh setelah helikopter PK-IWD milik Intan Angkasa melihat langsung posisi bangkai pesawat dari udara.  

Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, sebelumnya berharap kondisi penumpang selamat.

"Tadi pagi kami sudah terbangkan satu heli ke sana untuk melaksanakan observasi atau survei terlebih dahulu. Setelah itu baru kita lakukan evakuasi para korban, semoga bisa ditemukan dalam keadaan selamat," katanya.

Namun harapan itu sirna setelah kepastian kondisi korban diterima tim di lapangan.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU