Minggu, 31 AGUSTUS 2025 • 19:12 WIB

Poin-Poin Pernyataan Presiden Prabowo: Minta Rakyat Tetap Tenang, Jangan Mau Diadu Domba

Author

Presiden Prabowo Subianto bersama elite bangsa memberikan pernyataan di Istana Negara, Minggu (31/8/2025) ajak masyarakat tenang dan jangan mau diadu domba. (Dok. Humas Setpres)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan resmi terkait situasi nasional yang memanas dalam beberapa hari terakhir di Istana Kepresidenan Minggu (31/9/2025).

Ia menegaskan negara menjamin kebebasan berpendapat masyarakat, tapi mengingatkan agar tidak ada yang terprovokasi hingga berujung kerusuhan.

Presiden memberikan pernyataan didampingi Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai NasDem Surya Dharma Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, serta Sekjen PKS Muhammad Kholid.

Selain tokoh partai politik, Presiden Prabowo juga menerima para pimpinan lembaga negara. Hadir Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, serta Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.

Berikut poin-poin penting pernyataan Presiden Prabowo:

Pemantauan Situasi Nasional

Presiden memastikan terus mengikuti perkembangan di Jakarta dan berbagai kota lain.

Kebebasan Berpendapat

Unjuk rasa dijamin, asalkan dilakukan damai, murni, dan sesuai hukum.

Proses Hukum Aparat

Polisi yang diduga melanggar dalam penanganan aksi sudah diperiksa. Presiden menekankan agar prosesnya cepat, transparan, dan terbuka untuk publik.

Langkah Tegas DPR & Partai Politik

Beberapa anggota DPR dicabut keanggotaannya karena pernyataan keliru.

DPR juga sepakat mencabut sejumlah kebijakan, termasuk pemotongan tunjangan DPR dan moratorium kunjungan kerja luar negeri.

Penegakan Hukum terhadap Kerusuhan

Aksi damai dijamin, tapi bila berubah menjadi anarkis, seperti perusakan, pembakaran, penjarahan, hingga memakan korban jiwa—maka itu dianggap pelanggaran hukum. Negara wajib hadir melindungi rakyat.

Instruksi untuk TNI & Polri

Aparat diminta bertindak tegas terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan, maupun upaya makar dan terorisme.

Dialog dengan Masyarakat

DPR akan mengundang tokoh masyarakat, mahasiswa, dan kelompok sipil untuk berdialog. Pemerintah juga meminta semua kementerian terbuka menerima aspirasi, kritik, dan koreksi.

Pesan Persatuan Nasional

Presiden meminta rakyat tetap percaya dan tenang. Semua partai politik, baik di dalam maupun luar pemerintahan, disebut kompak berpihak pada rakyat.

Peringatan terhadap Campur Tangan Asing

Presiden mengingatkan adanya kelompok yang ingin mengacaukan Indonesia. Masyarakat diminta tidak terprovokasi.

Gotong Royong

Prabowo menegaskan semangat gotong royong adalah warisan bangsa yang harus dijaga bersama untuk melindungi lingkungan, keluarga dan tanah air.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU