Minggu, 24 AGUSTUS 2025 • 11:40 WIB

Tim SAR Gabungan Babel Evakuasi Enam Peneliti BRIN di Selat Nasik

Author

Tim SAR gabungan di Babel berhasil mengevakuasi nakhoda dan enam peneiliti BRIN yang mengalami kapal mati mesin di Selat Nasik, Belitung. (ANTARA/Humas Kantor SAR Pangkalpinang)

INDOZONE.ID - Enam orang peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mesin kapalnya mati di perairan Selat Nasik, Belitung, berhasil diselamatkan.

"Kami lakukan evakuasi setelah menerima informasi kejadian, seluruh penumpang bersama nakhoda kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang I Made Oka Astawa dikutip Minggu (24/8/2025).

Menurutnya, 6 peneliti BRIN tersebut pergi dengan kapal milik seorang nelayan beserta nakhoda kapal pada 23 Agustus 2025 pagi, dari dermaga nelayan Tanjungpandan.

Baca juga: Hilang Sehari di Hutan Molagina, La Ode Rusli Ditemukan Selamat oleh Tim SAR

Mereka menuju Pulau Lancur di Selat Nasik, untuk meneliti terumbu karang di pulau tersebut.

Kapal berangkat dari dermaga menuju pulau pada pukul 09.30 WIB. Setiba di pulau, Tim Peneliti segera melakukan aktivitas mereka.

Pada sore hari, saat hendak kembali ke dermaga Tanjungpandan, kapal tersebut mengalami mati mesin setelah berlayar kurang lebih dua nautical mile dari Pulau Nasik menuju dermaga Tanjungpandan.

Nakhoda kapal berusaha memperbaiki kerusakan mesin namun karena cukup berat, maka salah satu peneliti menghubungi Unit Siaga SAR Tanjungpandan untuk meminta bantuan evakuasi.

Menerima informasi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan memerintahkan Unit Siaga SAR Tanjungpandan mengerahkan satu Tim Rescue menuju lokasi kejadian yang berjarak sembilan nautical mile dari Dermaga Tanjungpandan pada koordinat 2°48'15.6"S 107°29'15.6"E.

Baca juga: Korban Jatuh di Perairan Bakauheni Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Upaya Pencarian

Tim SAR gabungan didukung rescuer USS Tanjung Pandan dan Satpolairud Polres Belitung bergerak menuju lokasi kapal menggunakan RIB Basarnas.

Setiba di lokasi, Tim SAR gabungan segera mengevakuasi para peneliti ke kapal RIB, sementara nakoda kapal sudah lego jangkar pada lokasi kejadian dan menghubungi kapal rekannya untuk membantu memperbaiki mesin kapal.

Setelah memastikan semua korban termasuk nakhoda kapal dalam keadaan selamat dan sehat, tim bergegas membawa para peneliti menuju Dermaga Tanjungpandan. 

"Kondisi cuaca saat proses evakuasi sedikit hujan namun tidak menyulitkan tim.Enam orang peneliti beserta satu orang nakhoda kapal dalam keadaan selamat. Terima kasih kepada seluruh personel SAR gabungan yang turut membantu proses evakuasi," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU