Titiek Soeharto Kenang Masa Sekolah di SMAN 3 Jakarta, Ngaku Pernah Dicubit Guru dan Ketahuan Nyontek
INDOZONE.ID – Anggota DPR RI, Titiek Soeharto, kembali mengenang masa-masa sekolahnya saat berkunjung ke SMA Negeri 3 Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025).
Dalam kunjungannya, putri Presiden ke-2 RI Soeharto itu bercerita bahwa dirinya sempat mengalami hukuman dari guru karena sering datang terlambat hingga ketahuan menyontek saat ujian.
“Hari ini aku diundang sama Pak Boy Thohir sebagai ketua alumni yang baru untuk bernostalgia ke sekolah SMAN 3,” kata Titiek di Jakarta Selatan.
Titiek mengungkapkan dirinya lulus dari SMAN 3 Jakarta pada tahun 1977. Saat kembali menginjakkan kaki ke sekolahnya, ia mengaku merinding karena banyak kenangan yang muncul.
Baca juga: Penjelasan Bea Cukai Soal WNA yang Ngaku Kehilangan 5.000 Dollar di Bandara Soetta
“48 tahun lalu, hampir 50 tahun. Jadi senang sekali bisa merinding tadi (begitu sampai). Biasanya ada guru di situ, kalau saya telat dicubit,” ujarnya sambil tertawa.
Tak hanya soal keterlambatan, Titiek juga jujur bahwa dirinya pernah dihukum karena menyontek saat ujian.
“Pernah lah (dihukum gara-gara) nyontek. Gara-gara nyontek ketahuan,” ungkapnya.
Bagi Titiek, masa-masa SMA menjadi salah satu periode paling berkesan dalam hidupnya. Selain penuh pengalaman, ia masih menjalin silaturahmi dengan teman-teman sekolah lewat reuni.
Baca juga: Berapa Sih Idealnya Jumlah Tamu Undangan Pernikahan Gen Z Indonesia?
“Semua berkesan, teman-teman semua Alhamdulillah masih sering reunian, jadi berkesan lah masa-masa SMA,” katanya.
Kunjungan Titiek kali ini juga terkait persiapan reuni akbar lintas angkatan SMAN 3 Jakarta yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (24/8/2025).
Ia berharap reuni akbar tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tapi juga bisa memberi motivasi untuk para siswa yang sedang menempuh pendidikan.
“Pokoknya anak-anak harus rajin, ini masa depanmu. Jadi bangsa ini adalah anak-anak para pelajar SD, SMP, SMA,” ucap Titiek.
“Kita yang sudah tua-tua aja masih semangat berjuang untuk negeri, apalagi yang muda-muda, harus punya cita-cita ke depan,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung