Senin, 18 AGUSTUS 2025 • 11:36 WIB

Gemes! Bocah TK di Sumenep Gelar Upacara 17-an Ala Orang Dewasa

Author

Pelaksanaan upacara 17 Agustus di TK Raudhatul Muta’allimin, Desa Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. ( Dok. TK Raudhatul Muta’allimin Talango)

INDOZONE.ID - Jika biasanya upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia identik dengan orang dewasa, lain halnya dengan yang dilakukan di Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Raudhatul Muta’allimin, Desa Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dalam rangka menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini, TK Raudhatul Muta’allimin menggelar upacara 17 Agustus yang diikuti ratusan siswa usia dini, Minggu (17/8/2025) pagi.

Upacara bendera yang baru pertama kali digelar ini berlangsung layaknya upacara resmi orang dewasa. Menariknya, seluruh petugas mulai dari pembaca teks Pancasila hingga doa penutup dilakukan oleh para siswa terpilih, sementara kepala sekolah bertindak sebagai pembina upacara.

Meski masih duduk di bangku taman kanak-kanak, sekitar 150 siswa yang mengikuti jalannya upacara terlihat begitu khidmat dari awal hingga akhir. Mereka mampu menjalankan setiap rangkaian acara dengan tertib, mulai dari penghormatan bendera, menyanyikan lagu kebangsaan, hingga mendengarkan amanat pembina upacara yang disampaikan oleh kepala sekolah.

Widiyawati, salah satu guru sekaligus pelatih upacara, mengaku bahwa kegiatan ini memang tidak mudah dilaksanakan. Pasalnya, anak-anak seusia TK cenderung sulit berkonsentrasi dalam waktu lama.

“Kendalanya saat latihan, anak-anak nggak bisa fokus lama-lama, Mas. Jadi, kita ngelatihnya pas mood anak sedang baik, terutama untuk mereka yang jadi petugas,” ungkapnya.

Baca juga: Kenakan Kostum Putri Duyung, Gubernur Maluku Utara Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut

upacara 17 Agustus yang diikuti ratusan siswa usia dini di TK Raudhatul Muta’allimin, Desa Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. ( Dok. TK Raudhatul Muta’allimin Talango)

Menurut Widi, gagasan pelaksanaan upacara bendera oleh anak TK ini berawal dari ide Kepala Sekolah, Uswatun Chasanah, S.Pd. AUD., yang ingin mengajarkan makna nasionalisme sejak dini kepada para siswanya.

“Awalnya, Bu Kepsek ingin anak-anak mengenal tanah air sekaligus menumbuhkan rasa cinta pada Indonesia. Jadi, mereka diajak ikut upacara bendera untuk memeriahkan HUT RI ke-80 di sekolah,” jelasnya.

Meski persiapan hanya dilakukan selama kurang lebih dua minggu, para guru mengaku bangga dan senang karena anak-anak mampu melaksanakan upacara dengan tertib dan penuh semangat.

“Memang belum sesempurna upacara yang dilakukan oleh orang dewasa sih, tapi yang penting anak-anak bisa belajar menghargai simbol negara dan makin cinta terhadap tanah air sejak dini,” pungkas Widi.

Baca juga: Langkah Penuh Doa, Emak-emak Kirab Bendera Merah Putih Raksasa Sepanjang 180 Meter di Parepare

Upacara HUT RI yang pertama digelar itu pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi para guru yang melihat anak didik mereka bisa tampil percaya diri dan penuh semangat. Acara ini sekaligus mendapat apresiasi dari para wali murid hingga warga yang turut hadir menyaksikan. Mereka menilai kegiatan tersebut bukan hanya seremonial, tetapi juga sarana pembelajaran berharga bagi anak-anak untuk mencintai tanah air sejak usia dini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara Daring

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU