Sabtu, 28 JUNI 2025 • 16:40 WIB

Polri Surati Perkantoran di Jakarta, Minta Terapkan WFH Saat HUT Bhayangkara

Author

Polri kerahkan 5.800 personel gabungan untuk sukseskan peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Monas. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Mabes Polri disebut sudah menyurati sejumlah perkantoran di Jakarta dengan isi surat permintaan penerapan work from home (WFH) pada 1 Juli 2025 mendatang yang merupakan HUT Bhayangkara. Hal ini bertujuan agar mobilitas di Jakarta tepatnya dikawasan Monas, Jakarta Pusat tidak begitu ramai.

"Surat sudah dikeluarkan, saya sudah lihat suratnya ya. Kami berikan imbauan dari panitia pusat ya. Dari panitia pusat Mabes Polri sudah bersurat ke kantor-kantor mungkin bisa khusus di hari itu untuk menghindari kepadatan. Jadi bisa Work From Home, sehingga seluruh aktivitasnya bisa berjalan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin kepada wartawan, Sabtu (28/6/2025).

Baca juga: Apes! Niat Beli Motor Baru Lewat Makelar, Wanita Ini Malah Dihajar Pakai Celurit

"Jadi tidak menghilangkan kualitas dari aktivitas masyarakat dan juga kegiatan-kegiatan. Itu imbauannya sudah ada. Suratnya sudah ada," sambungnya.

Hal tersebut mengingat pelaksanaan Hari Bhayangkara ke-79 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat pada 1 Juli mendatang. Beragam kegiatan akan berlangsung disana.

"Mobilisasi pergerakan pasukan besok akan sangat banyak sekali, 10 ribu pasukan yang terlibat dalam pasukan, belum nanti ada undangan, belum lagi nanti ada rombongan yang lain dan sebagainya ini juga akan mewarnai aktivitas lalu lintas Ibu Kota di tanggal 1," beber Komarudin.

Baca juga: Iran Tegaskan Tidak Akan Lanjutkan Pembicaraan Nuklir dengan AS, Ini Alasannya

Lebih jauh, Komarudin juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari atau mencari jalur alternatif agar tidak terdampak kemacetan di sekitaran Monas.

"Kami mengimbau masyarakat mungkin bisa menggunakan jalur-jalur alternatif yang secara situasional, kami katakan situasional. Tentu kami akan berupaya semaksimal mungkin agar aktivitas ini bisa tetap berjalan, namun mana kala terjadi kepadatan tentu akan ada pengalihan," pungkas Komarudin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU