Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 13 JULI 2023 • 10:01 WIB

Tolong! WNI Tewas Kecelakaan di Australia, Keluarga Bingung Butuh Biaya untuk Pulangkan Jenazah

Tolong! WNI Tewas Kecelakaan di Australia, Keluarga Bingung Butuh Biaya untuk Pulangkan JenazahAdik kandung Armitha, Robi Yahya Bahtiar menunjukan foto kakaknya. (Z Creators/Moh. Ulul Azmy)

INDOZONE.ID - Sungguh miris apa yang dialami oleh perempuan asal Malang, Jawa Timur yang bekerja di Australia. Perempuan bernama Armitha Seha Safitri (30) itu menjadi korban meninggal kecelakaan mobil pada Jumat, 7 Juli 2023 lalu.

Atmitha dilaporkan menjadi korban kecelakaan parah di Highway Wynarka, Australia bagian selatan. Saat dievakuasi, kondisi Armitha sudah kritis. Bahkan, saat tiba di Flinders Medical Center, dokter mengatakan bahwa peluang hidupnya sangat kecil.

Dari keterangan teman imigran yang memantau perkembangan medisnya, Elinda, menuturkan jika Mitha banyak mengalami cedera. Mulai patah tulang punggung bahkan 90 persen organnya dinyatakan sudah mati.

"Jantungnya sempat berhenti, beberapa kali. Mitha sudah mengalami mati otak. Memang satu ginjalnya masih berfungsi, tapi tidak begitu baik. Yang lainnya sudah tidak bisa diselamatkan. Dokter hanya bisa mencoba melakukan CPR untuk pertolongan pertama," kata Elinda dikutip dari keterangan penggalangan donasinya.

Tolong! WNI Tewas Kecelakaan di Australia, Keluarga Bingung Butuh Biaya untuk Pulangkan JenazahArmitha Seha Safitri, WNI yang tewas kecelakaan di Australia. (Dok. Pribadi)

Total, perempuan berusia 30 tahun itu mengalami koma dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa, 11 Juli 2023. Pihak keluarga merasa terpukul karena tidak bisa berbuat apa-apa melihat nasib anaknya di Negeri Kanguru.

Mirisnya, jenazah perempuan sulung itu kesulitan untuk dibawa pulang karena keluarga terkendala faktor biaya. Menurut informasi dari rumah sakit tempat Armitha dirawat, biaya pemulangan jenazah ke Indonesia mencapai Rp110 juta.

Namun, beruntung Armitha punya banyak teman dan kenalan baik di sana, salah satunya Elinda. Mereka bergerak cepat melakukan penggalangan dana untuk membantu kepulangan Armitha ke Indonesia, karena dalam hal ini KJRI di Australia juga tidak bisa berbuat banyak soal biaya.

Menurut adik kandung Armitha, Robi Yahya Bahtiar, pengumpulan dana itu hingga hari ini sudah capai 7.500 USD. Total ada 2 komunitas yang melakukan penggalangan dana, yaitu Indo Peduli Adelaide dan Masyarakat Islam Indonesia Australia Selatan (MIIAS).

Robi menuturkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang membantu kepulangan sang kakak. Dia berharap jenazah sang kakak segera tiba di kampung halamannya untuk dikebumikan dengan baik.

Pihak keluarga tidak menyangka jika impian Armitha ke luar negeri berakhir tragis. Robi mengisahkan jika kakaknya sudah memiliki tekat dan impian yang kuat untuk bekerja di luar negeri sejak di bangku kuliah.

Berbagai upaya ditempuh Armitha, mulai mengikuti pertukaran pelajar ke Jepang dan Korea, namun gagal karena biaya hingga bekerja di Bali. Impian Armitha baru tercapai pada September 2022 lalu karena berhasil mendapatkan visa Working Holiday Visa (WHV).

"Sebelum kejadian itu juga dia sudah janji pulang dulu ke Indonesia, karena dapat perpanjangan visa selama 3 tahun. Tapi sepertinya, takdir berkata lain," kenang Robi.

Tolong! WNI Tewas Kecelakaan di Australia, Keluarga Bingung Butuh Biaya untuk Pulangkan JenazahArmitha Seha Safitri, WNI yang tewas kecelakaan di Australia. (Dok. Pribadi)

Robi menuturkan saat kejadian itu, Armitha tengah dalam perjalanan menuju Adelaide mengembalikan mobil yang disewanya untuk pindah ke Sidney. Dia baru saja pindah ke Sidney usai mendapat pekerjaan baru. Sebelumnya, dia bekerja di industri perkebunan di Australia Selatan.

Namun di tengah perjalanan tersebut, seorang pria berusia lanjut dengan mobil lebih besar menurut kepolisian setempat menabrak mobil Armitha dari belakang. Pria tersebut dikatakan hanya mengalami cedera ringan. Sementara, Armitha mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Kini, pihak keluarga hanya bisa pasrah terhadap nasib jenazah anaknya. Bagaimanapun, pihak keluarga tidak mungkin mendapatkan uang dalam jumlah besar itu dalam waktu singkat.

Namun berkat teman-teman imigran dan donatur, rencana kepulangan jenazah Armitha diharapkan bisa tercapai.

"Kami sekeluarga mengucapkan mohon maaf dan terima kasih sebanyak-banyaknya," ucapnya.

PENULIS: MUH. ULUL AZMY


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Tolong! WNI Tewas Kecelakaan di Australia, Keluarga Bingung Butuh Biaya untuk Pulangkan JenazahZ Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Z Creators

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tolong! WNI Tewas Kecelakaan di Australia, Keluarga Bingung Butuh Biaya untuk Pulangkan Jenazah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!