Ilustrasi perploncoan. (FREEPIK)
Media sosial tengah dihebohkan dengan adanya aksi perpeloncoan yang dialami pelajar SMA 6 Jakarta Selatan dengan cara berduel. Pihak kepolisian pun turun tangan melakukan mediasi terkait hal ini.
Salah satu media sosial yang ikut memviralkan video ini yakni akun Instagram @merekamjakarta. Dalam video yang diposting, terlihat sejumlah anak sedang tengkurap tanpa mengenakan baju sedangkan ada dua anak yang sedang adu jotos.
"Alumni SMA 6 Jakarta plonco anak kelas 12 sampai adu jotos di Ulujami," tulis akun merekamjakarta dalam postingannya seperti dilihat pada Rabu, (18/1/2023).
Baca Juga: Kekerasan di Papua Meningkat Pasca Penangkapan Lukas Enembe
Masih di dalam akun medsos tersebut, disebutkan peristiwa ini terjadi di kawasan Jalan H Rohimin Ulujami, Jakarta Selatan pada Sabtu, 14 Januari 2023 yang lalu. Disebut-sebut ini merupakan tradisi agar mendapat jaket angkatan di SMA 6.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma menyebut pihaknya sudah turun tangan menangani kasus ini. Polisi sudah memanggil seluruh pihak untuk dilakukan mediasi.
"Kemarin sudah didamaikan kita duduk bareng kemudian sudah dikumpulkan baik dari wali murid kemudian dari guru sendiri. Jadi semua sudah damai," kata Nurma.
Baca Juga: Baru 2 Remaja Pengeroyok Polantas di Otista yang Ditangkap, 4 Lainya Buron
Mengenai laporan polisi, Nurma menyebut sejauh ini belum ada laporan polisi yang masuk dari kasus ini. Dia menyebut seluruh pihak sudah sepakat untuk berdamai.
"Iya kemarin setelah perdamaian kemudian juga sudah diamankan sudah dipulangkan. Jadi semua sudah terjadi perdamaian, tidak ada hal-hal yang menyangkut pidana," paparnya.
Lebih jauh, polwan tersebut juga mengimbau kepada para senior di sekolah-sekolah agar tidak melakukan perpeloncoan yang kasar. Sebab, tindakan itu bisa menimbulkan pidana.
"Buat adik-adik kita yang baru masuk untuk perpeloncoan yang bagus saja, yang baik saja. Tidak ada kekerasan atau pidana di situ. Kemudian semua yang bisa dilakukan adalah perilaku atau edukasi yang baik," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: