Rumah Tiko dan Eny yang viral di Cakung (Z Creators/Ridwan)
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memastikan perhatian dan bantuan sosial maupun kesehatan secara maksimal untuk Eny Sukaesi, warga yang mengalami ganguan jiwa atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di RT 006 RW 02, Kelurahan Jatinegara, Jakarta Timur.
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, di Jakarta, Kamis (5/1/2023), menyebutkan, setiap bulannya Ibu Eny dan Tiko mendapatkan bantuan. Eny saat ini dirawat di RSKD Duren Sawit hingga sembuh, sementara Tiko telah diberdayakan sebagai petugas keamanan di tempatnya tinggalnya.
“Dari 2019, kami (Pemerintah Kota) sudah memberikan pelayanan kepada beliau. Sudah diperhatikan kesehatannya, sosialnya, makanya pada hari ini disurvey ke sana, kita bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.
Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, dr. Nikensari Koesrindartia, mengatakan, saat ini Eny masih dalam perawatan dan assement dari dokter jiwa yang sedang menangani.
“Ibu Eny dilayani dengan baik dikonsulkan dengan dokter ahli jiwa. Saat ini Ibu Eny masih dalam penanganan medis dan dalam pendampingan oleh dokter psikiater. Perawatan di RSKD Duren Sawit sejak tanggal 30 Desember 2022 hingga hari ini. Kondisi terakhir beliau sudah lebih baik meski demikian masih perlu pendampingan agar Ibu Eny dapat lebih terkontrol lagi,” ujar Niken.
Niken menambahkan, Tiko dan Eny juga akan mendapat pendampingan dan pemeriksaan kesehatan di RSKD Duren Sawit.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Kecamatan Cakung untuk mengatur waktunya.” Katanya.
Sementara itu Kepala Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Timur, Purwono, menawarkan jika keluarga mengizinkan, Dinas Sosial akan merawat Ibu Eny di Panti Werdha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Cipayung, Jakarta Timur.
“Kami siapkan semua. Gratis. Anaknya boleh datang berkunjung setiap hari. Enggak ada masalah,” jelasnya.
Sejumlah bantuan sudah diberikan untuk Eny dan anaknya antara lain pada 2019 petugas mengunjungi Eny untuk pembuatan KTP elektronik, tahun 2020 dibuatkan BPJS Kesehatan, kemudian didaftarkan ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada tahun 2020 dan telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial pada Februari 2022.
Selain itu 2021 menerima ATM Bantuan Sosial Tunai (BST) dan 2023 ini masuk kedalam calon penerima program Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) Lansia.
Camat Cakung, Fajar Eko Satrio, mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan RT/RW setempat terkait anak Ibu Eny, Tiko, akan difasilitasi untuk melanjutkan Pendidikan dengan mengikutkan ke program Kejar Paket C.
Artikel Menarik Lainnya:
Rumah Mewah Ibu Eny dan Tiko Jadi Tempat Selfie Sampai Ngonten Dadakan
Viral Wajah Wanita 28 Tahun Lebih Tua dari Usianya, Ternyata Gejala Awalnya Gatal-gatal
Ngeri! Ada JPO Horor Menantang Maut di Bandung, Melintasinya Bagai Uji Nyali
Salah Kaprah! Ternyata Wingko Babat Bukan Asli Semarang, Begini Asal-Usulnya
Selain Sarang Hantu, Inilah Alasan Pohon Pisang Terlarang Ditanam di Depan Rumah!
Bangga! Gamelan Go International, Jadi Mata Kuliah di Ekuador Berkat Sosok Agung Kurniadi
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: