Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi. (Z Creators/Eddy Suroso)
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengakui kesulitan mengungkap kasus meninggalnya satu keluarga di dalam rumah daerah Kalideres, Jakarta Barat.
Hengki menjelaskan sejumlah permasalahan sehingga kasus ini sulit terbongkar salah satunya adalah lokasi atau TKP yang kurang steril.
"Ternyata ini TKP sudah kurang steril, mengapa kurang steril? Karena warga yang niatnya mau membantu, langsung disiram kopi," kata Hengki di Polda Metro Jaya, Selasa (22/11/2022).
Hengki temuan ini sangat menggagu proses penyeledikan yang dilakukan Penyeyidik Polda Metro Jaya bersama tim kedokteran dari Forensik.
"Nah ini agak kacau, mungkin kemaren kedokteran forensik melihat ini menggangu karena banyaknya kopi yang disebar," sambung Hengki
Baca juga: Fakta Baru Sekeluarga Tewas di Kalideres Terungkap, Ternyata Ada Struk Belanja Makanan!
Selain itu kata Hengki sejumlah kendala yang dialami penyidik dan tim ahli lainnya. Pertama, sulitnya tim patologi anatomi untuk mencari penyebab kematian terhadap para mayat tersebut
”Kemudian yang kedua terkait dengan posisi daripada jenazah, yang dua ini sudah terjadi mumifikasi. Jadi dokter-dokter sedang bekerja keras saat ini untuk mencari petunjuk sebab-sebab kematian,” tutup Hengki.
Artikel menarik lainnya:
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: