Ilustrasi-Dinkes Tangerang, Senin (31/1) mendata kenaikan pasien yang dirawat di RS. (ANTARA)
Angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 wilayah DkI Jakarta terus meningkat.
Hingga kini, jumlahnya mencapai 60 persen untuk ruang isolasi pada 140 RS rujukan.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Dalam data yang diberikan, tempat tidur yang terpakai sebanyak 3.072, dari total yang tersedia, yakni 5.111 di ruang isolasi.
Baca juga: Jokowi Minta PTM Dievaluasi, Anies Sebut Pengetatan Masih Mengacu ke Angka BOR RS Covid-19
"Keterisian ruang ICU sebanyak 28 persen. Terpakai 187 tempat tidur, dari 679 yang tersedia," ucap Riza kepada awak media, Rabu (2/2/2022).
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan jika angka keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 masih kecil.
Dalam hal tersebut, Anies membicarakan mengenai pengambilan keputusan untuk memperketat kegiatan masyarakat. Salah satu faktor penentunya adalah keterisian rumah sakit itu.
"Saat ini situasinya masih bisa terlihat, dibilang secara jumlah masih relatif agak kecil. Nah kita pantau ke depan, tapi tidak menutup semua kemungkinan," ucap Anies, Selasa (1/2/2022).
Sementara itu, untuk kasus Omicron di Jakarta hingga 1 Februari 2022, Dinkes DKI mencatat ada sebanyak 2.892. Rinciannya, 1.581 dari pelaku perjalanan luar negeri, dan 1.311 berasal dari transmisi lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: