Tes usap di Krukut, Jakarta Barat. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap menghadapi kemungkinan terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19, yang diakibatkan dari penyebaran varian baru Omicron di ibu kota. Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria.
Berkaca pada gelombang pandemi sebelumnya, yakni pada Juli 2021, Riza meyakini untuk saat ini seluruh fasilitas dan juga tenaga kesehatan (nakes), akan siap siaga menangani kasus Covid-19 yang mulai melonjak.
"Belajar dari kejadian luar biasa bulan Juni-Juli tahun lalu, kita belajar, semua nakes standby, all out, fasilitas," ucap Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/1/2022).
Begitu pula dengan penyediaan oksigen yang sempat mengalami kelangkaan pada gelombang pandemi Covid-19 kedua. Ia mengklaim pihaknya akan mengantisipasi agar hal tersebut tidak terulang kembali.
"Oksigen kita belajar dari kejadian ini, kita bekerja sama dengan semua. Kita sudah ada, sudah siapkan alatnya apa, semua sudah siap," ucapnya.
Baca juga: Potong Kuku Malam Hari Bisa Memperpendek Umur, Fakta atau Mitos Belaka?
Mantan Anggota DPR RI ini mengakui telah terjadi peningkatan keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersedia di Jakarta. Jumlahnya kini sudah mulai merangkak ke angka 10 persen.
"Memang perlu kami sampaikan belakangan ada peningkatan terkait dengan BOR, per 9 Januari meningkat jadi 9 persen. Dari 3.385 tempat tidur, terpakai 348 ya ada peningkatan dari yang tadinya sudah turun sampai di 4 persen," kata Riza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: