Ratusan ton ikan mati mendadak di Waduk Jangari, Kabupaten Cianjur (Istimewa)
Warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dihebohkan oleh kejadian ratusan ton ikan mati secara mendadak di kolam jaring apung (KJA) Waduk Jangari.
Diketahui, peristiwa itu terjadi dalam beberapa hari belakangan ini dan puncaknya terjadi pada Rabu (20/10/2021).
Tak tanggung-tanggung, kejadian itu menyebabkan petani mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.
Berikut fakta-fakta mengenai kejadian ikan mati massal di Waduk Jangari Cianjur.
Ikan yang mati capai 200 ton
Hampir semua ikan nila dan mas di kolam KJA Waduk Jangari dilaporkan mati mendadak. Diperkirakan total ikan yang mati itu mencapai 200 ton.
Disebabkan oleh upwelling dan perubahan cuaca
Matinya ratusan ton ikan secara mendadak di KJA Waduk Jangari itu diduga disebabkan oleh upwelling, yaitu fenomena meningkatnya massa air di perairan.
Selain itu, kejadian itu juga disebabkan oleh perubahan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini.
Total kerugian miliaran rupiah
Setiap pemilik kolam KJA di Waduk Jangari mengaku mengalami kerugian puluhan hingga ratusan juta rupiah. Jika ditotalkan keseluruhannya, maka kerugian yang dialami petani mencapai miliaran rupiah.
Kejadian paling parah
Ini bukan kejadian pertama kali ikan mati mendadak di Waduk Jangari. Sebelumnya pada 2020 lalu, kejadian serupa menyebabkan 30 ton ikan mati mendadak.
Namun di tahun 2021, ini merupakan kejadian paling parah yang menewaskan hingga 200 ton ikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: