LBH Masyarakat (LBHM) turut menyoroti kebakaran Lapas Klas I Tangerang yang menewaskan 41 narapidana dan menyebabkan 8 orang mengalami luka berat serta 72 orang mengalami luka ringan.
Terkait kebakaran maut tersebut, LBHM menyoroti kapasitas lapas yang berlebihan atau overcowding di Lapas Tangerang. Berdasarkan sistem database pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, per 7 September 2021, Lapas Tangerang termasuk lapas yang memiliki overcrowding yang tinggi sebesar 245 persen.
Sampai hari ini, Lapas Tangerang dihuni sebanyak 2.072 narapidana. 1.805 orang di antaranya merupakan narapidana yang terkait kasus narkoba. Padahal, daya tampung Lapas Tangerang hanya mampu menampung sebanyak 600 orang.
Baca juga: Dua Narapidana Warga Negara Asing Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang
Kelebihan kapasitas di Lapas Tangerang berdampak terhadap pengelolaan lapas di Indonesia yang tidak sigap terhadap kondisi bencana, hal inilah yang disayangkan LBHM.
"Kebakaran yang terjadi di Lapas Tangerang dini hari tadi hanyalah puncak gunung es dari problematika pengelolaan lapas di Indonesia. Tragedi kemanusiaan dini hari tadi pagi semakin menunjukan betapa buruknya pengelolaan lapas di Indonesia baik dari sisi kebijakan peradilan pidana terpadu maupun dari manajemen dan keamanan lapas," demikian pernyataan LBHM, Rabu (8/9/2021).
Langkah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mengeluarkan kebijakan asimilasi, pembebasan bersayarat, cuti menjelang bebas, serta cuti bersyarat dalam rangka penanggulangan Covid-19 dinilai masih belum bisa mengurangi overcrwoding.
Sebab, dalam kasus narkotika, yang masuk kategori pecandu atau pengguna yang divonis di atas lima tahun penjara tidak masuk dalam skema kebijakan tersebut. Sehingga penting untuk memastikan kembali pemberlakukan kebijakan tersebut bagi warga binaan pemasyarakatan kategori pecandu atau pengguna narkoba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: