Seorang warga sedang menjalani vaksinasi COVID di Medan. (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan)
Minimnya ketersediaan vaksin membuat program vaksinasi di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) terhambat.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menyebutkan stok vaksin COVID-19 di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kota Medan, pekan ini hanya tinggal sekitar 20 ribuan dosis.
"Saat ini jumlah stok vaksin kita hanya 20 ribuan lagi. Jadi kalau kita suntikkan semua, maka dalam sehari saja sudah habis," katanya Jumat (20/8/2021)
Padahal, lanjut Walkot, Pemkot Medan telah menargetkan bisa melakukan vaksinasi mencapai 16.000 orang dari sebelumnya 10.000 orang per hari.
Namun hal itu harus tertunda karena stok vaksin sangat minim.
Penyebabnya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagian besar vaksin COVID-19 difokuskan ke Pulau Jawa dan Bali.
"Tapi vaksinasi dosis pertama di Kota Medan telah mencapai 22,36 persen, sedangkan dosis kedua baru sekitar 15 hingga 16 persen," jelas Bobby.
Bobby juga mengatakan Pemkot Medan sudah mengikuti arahan dari Presiden Jokowi dalam penanganan COVID-19, diantaranya pembatasan mobilitas, melakukan testing dan tracing.
"Mengoptimalkan lokasi isolasi terpusat, dan program vaksinasi COVID-19. Pemkot terus berusaha melaksanakan empat hal tersebut," tegasnya.
Wapres Sebut Indonesia Perlu Sistem Pelayanan Kesehatan Sesuai dengan Akidah Islam
Banjir Terjang 31 Desa di Batu Bara, 5 Ribu Rumah Terendam, Warga Enggan Mengungsi
Dua Sindikat Pengedar Narkoba di Nias Ditangkap Polisi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: