Evakuasi korban gempa bumi Haiti (REUTERS/Ralph Tedy Erol)
Gempa berkekuatan 7,2 magnitudo mengguncang Haiti barat daya pada Sabtu (14/8/2021). Pihak berwenang menyatakan sedikitnya 304 orang tewas dan ratusan lainnya cedera atau hilang setelah gempa bumi.
Gempa itu menyebabkan gereja, hotel, dan rumah menjadi puing-puing dalam tragedi terbaru di negara miskin tersebut. Gempa Haiti diikuti oleh serangkaian gempa susulan.
Hal ini membuat gempa tersebut berpotensi lebih besar dan lebih dangkal dari gempa 11 tahun lalu di Haiti yang menewaskan puluhan ribu orang.
#NEW: Images reveal mass destruction following the 7.2 earthquake in #Haiti. Similar in strength to the catastrophic earthquake that killed more than 160,000 people in the Caribbean country in 2010, according to a study. pic.twitter.com/1RYFlv31af
— Leonardo Feldman (@LeoFeldmanNEWS) August 14, 2021
Dilansir Reuters, Minggu (15/8/2021), Perdana Menteri Ariel Henry mengumumkan keadaan darurat selama sebulan. Ibu kota Port-au-Prince merasakan gempa, tapi kerusakan tidak besar. Kerusakan parah dialami oleh kota Les Cayes di mana banyak bangunan yang runtuh.
Prayers for the people of #Haiti, who just endured a 7.2 earthquake.????????#haitiearthquake pic.twitter.com/CUr3x4rVTZ
— Dena Grayson, MD, PhD (@DrDenaGrayson) August 14, 2021
"Saya melihat mayat-mayat ditarik keluar dari puing-puing, orang-orang yang terluka dan mungkin tewas," kata penduduk Les Cayes, Jean Marie Simon (38).
"Saya mendengar tangisan kesakitan di mana-mana yang saya lewati."
Gempa sempat menimbulkan ketakutan akan potensi tsunami karena air sempat membanjiri kota, namun kemudian surut. Saluran media Haiti melaporkan beberapa orang di sepanjang pantai telah menyelamatkan diri ke pegunungan.
BREAKING sea ???? water begins to enter Haiti ???????? , after been hit by a 7.2 magnitude earthquake . tsunami warning has been issued. #prayforhaiti ???????? pic.twitter.com/GnDBpNzxbn
— ????CARIBBEAN CULTURE ??????? (@westindimade) August 14, 2021
Gempa bumi itu terjadi lebih dari sebulan setelah pembunuhan Presiden Haiti, Jovenel Moise. Bencana ini memperparah kondisi Haiti yang kewalahan dengan pandemi Covid-19.
Diperkirakan, Haiti juga akan dilanda Badai Tropis Grace awal minggu depan.
We need more than prayers #Haiti ???? pic.twitter.com/tWaQn26NH5
— ?Nene ???????? (@yntch0) August 14, 2021
"Negara ini tidak pernah rehatt! Setiap tahun salah urus dan tak masalah, tetapi efek kumulatif membuat kami rentan terhadap segalanya," kata pengusaha Haiti Marc Alain Boucicault di Twitter.
"Ini akan memakan waktu bertahun-tahun untuk memperbaikinya dan kami bahkan belum memulai!"
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: