Sejumlah warga Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur, diduga mengalami kerasukan roh halus leluhur. Bahkan, anehnya sejumlah warga tersebut mendatangi rumah Kepala Desa (Kades) itu. Hal itu terlihat dari video yang beredar luas di media sosial dan viral.
Dari video tersebut, terlihat dua warga yang diduga mengalami kerasukan bertingkah aneh seperti hewan kerbau. Mereka meminta agar masyarakat melakukan tradisi Keboan yang biasanya dilakukan saat bulan Muharam atau tahun baru Islam (dalam tradisi jawanya bulan Sura).
Ketika mereka mendatangi rumah Kades untuk meminta tradisi tersebut vagar digelar. Satu di antara warga yang kerasukan mengaku leluhur.
“Pak Lurah, selamatan di Mbah Buyut, saya tunggu tidak ada. Ayo Pak Lurah, segera dilaksanakan” ucap warga yang kerasukan tersebut dengan menggunakan bahasa Jawa, seperti dikutip Indozone, Sabtu (14/8/2021).
Kepala Desa Aliyan, Anton Sujarwo mengatakan, tradisi Keboan merupakan tradisi masyarakat Using Desa Aliyan yang rutin digelar setiap awal bulan Suro (1 Muharam Hijriah). Namun, karena pandemi COVID-19, tradisi yang diyakini untuk bersih desa dan tolak balak ini terpaksa tidak digelar pada tahun ini.
"Leluhur kami, mbah Buyut Wongso Kenongo meminta tradisi Keboan tetap dilaksanakan walau di masa pandemi. Bahkan, beliau meminta tahun ini dirayakan secara besar-besaran," kata Kepala Desa Aliyan.
Untuk itulah, Sujarwo berencana mengumpulkan para tokoh adat Desa Aliyan untuk membahas pelaksanaan Tradisi Keboan sesuai permintaan roh leluhur.
“Hari ini kita akan mengumpulkan para tokoh adat dan sesepuh masyarakat Desa Aliyan. Sesuai petunjuk dari leluhur,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: