Seorang pelajar wanita yang memiliki paras yang cantik menjadi viral. Pasalnya, sepulang sekolah ia menaiki angkutan umum atau mobil labi-labi dalam sebutan orang Kabupaten Pidie. Ia menaikinya dengan cara menggantungkan tangan di pintu angkutan tersebut.
Momen itu pun abadikan oleh pengendara lain dengan merekam video. Lalu, video tersebut tersebar luas di media sosial.
Tampak dari video tersebut, aksi pelajar wanita berparas cantik itu tengah asik menikmati perjalanan pulang sekolah dengan menggantung di pintu angkutan umum.
Ia mengenakan pakaian olahraga berwarna hijau dan kuning serta jilbab biru. Ia tak sendirian menggantung di pintu itu, ia bersama temanya yang juga wanita. Namun, temannya mengenakan pakaian sekolah bercorak batik dan rok biru, masker serta jilbab biru.
Terlihat ketika momen itu direkam video oleh pengendara lain, pelajar yang berparas canti itu hanya melempar senyuman. Bahkan, bukan satu kali ia melempar senyuman tetapi dua kali ia melempar senyuman kepada pengendara yang coba mencuri dan mengabadikan momen itu.
Berbeda dengan reaksi temannya, yang memberikan acungan jari tengah kepada pengendara di belakang angkutan tersebut, yang tengah mengabadikan momen itu.
Hal ini pun membuat para netizen takhjub kepada pelajar wanita yang berparas cantik itu. Bakhan, aksinya itu mengingatkan momen-momen indah para netizen saat masa sekolah dan hal itu juga menuai komentar.
Satu di antaranya pemilik akun media sosial Instagram @miraagustina800 yang menuliskan,
"Klo pulang sekolah enggk pernah naik labi-labi,,, selalu jalan kaki bareng teman -teman ,, karena sd,smp dan sma enggk terlalu jauh dari rumah..
Lalu pemilik akun @cyaankdaffi
"Jadi teringat masa smp dulu," tulisanya dengan emoji tertawa.
Tak hanya itu saja, ada juga yang mengomentari dengan bahasa Aceh,
"Peujeut d peugot jaro meunan man adek nyan (Kenapa dibuat tangan adek itu (menggantung))," tulis pemilik akun @assyfaradibaa_
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: