Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 09 AGUSTUS 2021 • 17:18 WIB

Lebih Percaya Khasiat Kunyit Ketimbang ke Rumah Sakit, Warga Singkil Alami Demam Massal

Lebih Percaya Khasiat Kunyit Ketimbang ke Rumah Sakit, Warga Singkil Alami Demam MassalWarga Singkil yang mengoleskan Kunyit di keningnya. (foto/istimewa)

Warga Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singgkil, mengalami demam massal. Hal ini dibenarkan salah seorang warga Teluk Ambun, Vetor. Ia mengatakan banyak warga yang mengalami kepala berdenyut serta suhu badan yang tinggi.

"Di kampung kami banyak sekali yang demam, sakit kepala," kata Vetor, penduduk Teluk Ambun, Kecamatan Singkil, seperti yang dikutip Indozone, Senin (9/8/2021).

Tidak hanya itu saja, ada juga warga yang mengalami kehilangan nafsu makan. Bahkan ada satu keluarga mengalami demam, dari anak-anak hingga orangtua.

"Kami sekeluarga demam. Aku pertama, disusul istri dan anak tergeletak semua," kata Jamadan, warga Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara.

Ia mengaku selama mengalami demam, nafsu makannya jauh lebih berkurang.

"Makan tidak selera, makanya lemas nih," ujarnya lagi.

Meski mengalami demam dan sakit, katanya, ia dan warga takut berobat ke puskesmas dan rumah sakit. Hal itu dikarenakan warga khawatir setelah diperiksa dinyatakan positif atau terpapar Coronavirus Disease (Covid-19), sehingga memilih mengkonsumsi obat yang dijual bebas di warung (obat alternatif).

Bahkan, kebanyakan warga lebih percaya untuk sembuh dari penmyakit tersebut,  dengan cara menggunakan obat alternatif, seperti menggunakan kunyit yang dioleskan ke kening. Pengobatan alternatif tersebut dipercaya dapat menyembuhkan sakit kepala yang berdenyut.

Caranya kunyit dipotong lalu dilembutkan bagian ujungnya menggunakan pisau. Selanjutnya dioleskan ke kening. Ada juga yang seluruh mukanya diolesi parutan kunyit.

"Pakai kunyit supaya hilang panasnya," kata Safnil, warga Gosong Telaga Barat, Singkil Utara.

Lain lagi dengan Wati, yang alami gangguan kesehatan berupa flu dan batuk. Ia memilih perbanyak konsumsi buah-buahan dan air hangat.

Ia begitu enggan berobat ke puskesmas dan rumah sakit walaupun gratis, lantaran khawatir terpapar Covid-19 karena tersiar kabar meningkatnya kasus di Kabupaten itu.

Menurut informasi yang dihimpun, musim demam massal terjadi dua pekan lalu hampir di semua kecamatan yang berada Kabupaten Aceh Singkil. Puncaknya terjadi pada pekan ini, demam terjadi setelah hujan yang turun tiga hari berturut-turut dan kemudian berganti menjadi panas terik.

Terkait hal itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Nruman meminta warga mengurangi aktivitas di luar rumah pada musim pancaroba ini.

"Dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu saat ini, diharapkan kepada masyarakat kurangi aktivitas luar rumah," kata Nruamn.

Untuk diketahui, Kabupaten Aceh Singkil saat ini memang sedang memasuki musim pancaroba. Kemudian cuaca yang terjadi di kabupaten tersebut, seketika bisa berubah dari panas ke hujan atau pun sebaliknya. Peralihan musim ini disinyalir berdampak pada gangguan kesehatan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Lebih Percaya Khasiat Kunyit Ketimbang ke Rumah Sakit, Warga Singkil Alami Demam Massal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!