Juru bicara vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa vaksinasi belum merata ke daerah karena stok vaksin yang menipis. Nadia mengatakan, Indonesia membutuhkan 426 juta dosis vaksin, sementara itu yang baru diterima sampai saat ini baru 130 juta dosis.
"Permasalahan sebenarnya adalah karena memang vaksinnya belum datang semua. Kita butuh vaksin 426 juta dosis. Yang kita terima sampai saat ini 130 juta dosis," kata Siti Nadia Tarmizi, Senin (26/7/2021).
Terkait vaksinasi, pemerintah rencananya akan menambah target minimal vaksin dari 181,5 juta orang menjadi 208,2 juta orang.
Nadia menambahkan bahwa dari total 130 juta dosis vaksin yang tersedia di Indonesia, 68 juta dosis di antaranya sudah didistribusikan ke berbagai daerah-daerah yang ada di Indonesia.
Namun, 50 persen dosis vaksin COVID-19 didistribusikan ke tujuh provinsi di Pulau Jawa dan Bali karena kedua pulau ini menjadi penyumbang kasus terbanyak. Sisanya kemudian disebar ke provinsi lain.
Terkait ketersediaan vaksin, Nadia mengatakan bahwa vaksin datangnya bertahap.
"Otomatis pembagiannya akan berbeda-beda. Memang jumlah vaksin yang tersedia tidak sesuai dengan kebutuhan kita, karena vaksin datangnya bertahap," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: