Profesor Zubairi Djoerban. (Instagram/@ProfesorZubairi)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban kembali mengingatkan masyarakat soal mengganasnya COVID-19 belakangan ini.
Hari Minggu (11/7/201) kemarin, kata Prof Zubairi, adalah hari yang menyeramkan. Sebab, Indonesia mencetakkan rekor kematian harian COVID-19 tertinggi di dunia.
"Ahad kemarin adalah hari yang suram. Covid-19 merenggut 1007 nyawa di Indonesia yang merupakan rekor kematian harian Covid-19 tertinggi di dunia. Lebih dari itu, angka itu bukan anonim," kata Prof Zubairi melalui akun Twitter-nya, Senin (12/7/2021).
Ahad kemarin adalah hari yang suram. Covid-19 merenggut 1007 nyawa di Indonesia yang merupakan rekor kematian harian Covid-19 tertinggi di dunia. Lebih dari itu, angka itu bukan anonim. Ada nama sahabat saya, keluarga Anda, atau orang tua Anda. Berhentilah menjadi antisains.
— Zubairi Djoerban (@ProfesorZubairi) July 12, 2021
Angka tersebut bukan sekadar data. Di dalamnya mungkin ada nama-nama orang yang kita cintai. Prof Zubairi kemudian meminta masyarakat yang tidak percaya COVID-19 untuk berhenti menjadi antisains.
Baca juga: Bupati Bekasi Meninggal karena Covid-19, Anies Turut Berduka Cita
"Ada nama sahabat saya, keluarga Anda, atau orang tua Anda. Berhentilah menjadi antisains," sambungnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, per tanggal 11 Juli 2021, kasus COVID-19 di Indonesia sebanyak 36.197 kasus dengan angka kematian sebanyak 1.007 kasus. Dengan tingginya angka kasus tersebut, maka total kasus positif menjadi 2.527.203, sembuh 2.084.724, dan wafat 66.464 jiwa.
Berikut sebaran 36.197 kasus baru Corona di Indonesia per Minggu (11/7/2021):
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: