Nomor telepon penipu dengan modus mengaku sebagai polisi. (ist)
Sebuah video viral di media sosial menampilkan penipuan dengan modus mengaku sebagai polisi.
Si penipu menelepon seorang pria dengan nomor WhatsApp 088708617427. Kepada pria yang diteleponnya, si penipu mengaku berasal dari Polres Patumbak, padahal yang benar adalah Polsek Patumbak. Ia mengaku baru menangkap anak dari si penerima telepon karena terjerat narkoba.
"Kami dari polres kesatuan, Bang, polres patumbak. Bahwasanya saya ini ingin mengetahui kepada semua," ujar si penipu dengan bicara gagap.
Setelah mengatakan itu, si penipu terdiam dan terdengar bingung hendak mengatakan apa lagi. Ia kemudian berpura-pura panggilannya di-mute.
"Bang, kok digitukan, Bang?" katanya lagi.
Lalu, si pria penerima telepon dari penipu tersebut bertanya balik, di mana anaknya yang terjerat narkoba itu tertangkap.
"Itu dia kena (tertangkap) posisinya di mana?"
"Posisinya di Gang Pisang, dia cuma ngawanin kawannya beli sabu," kata si penipu.
Si penipu lantas mengaku telah menginterogasi si anak yang terjerat sabu-sabu.
"Katanya mereka ini mau ke MMTC untuk ngambil paket. Setelah itu mereka singgah ke Gang Pisang, tapi dia gak tahu mau ngapain. Kalau kawannya ini memang narkoba," katanya.
Di ujung video berdurasi 3 menit 12 detik itu, si penipu lantas terang-terangan meminta ditransfer uang Rp10 juta agar ia melepas anak yang ditangkapnya.
Namun, cara bicaranya menunjukkan bahwa ia penipu amatir.
"Jadi kami dari dinas kepolisian, kami minta maaf atas ada kekurangan atau kelebihannya, Bang. Kalau mau dia ini keluar, hanya 10 juta aja, Bang," katanya.
"Ya udah ya, Bang," kata anggota keluarga penerima telepon.
"Kalau bisa berembukan dengan keluarga ya, Kak, ya," katanya lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: