Tangkapan layar dua pemuda dengan seorang yang baru dikenalnya di Ome TV. (TikTok/@niayeplah)
Kemajuan teknologi saat ini, sangat membantu dan memudahkan siapapun. Seolah tidak ada lagi jarak, kita bisa berkomunkasi tidak hanya sekedar mendengar suara tapi juga saling melihat satu sama lain melalui aplikasi panggilan video atau video call seperti Ome TV.
Seperti kejadian yang dialami dua pemuda yang begitu girang bisa ketemu teman ngobrol langsung di Ome TV seorang wanita berhijab. Sejak awal, dua pemuda itu sudah begitu antusias.
Tanpa sungkan, kedua pemuda tersebut langsung menunjukkan ketertarikannya dengan wanita berhijab yang mengenakan sewater. Mereka mengirimkan tanda atau simbol bentuk hati melalui tangan mereka.
Tak disanka, ternyata usaha mereka itu mendapatkan respon. Cewek tersebut angsung membalas mereka dengan ciuman. Mereka semakin girang dan salah satu dari mereka membalas ciuman tersebut.
Belum berhenti di situ, cewek tersebut mengambil sebutir kacang lalu menyuapi mereka secara virtual. Tanpa ragu mereka lalu membuka mulut dan mendekat ke kamera, menyambut suapan cewek tersebut.
"Nih kacang," ujar cewek tersebut.
Kemudian, cewek tersebut meminta untuk berhenti sejenak. Ia nampaknya ingin bersin terlebih dahulu sebelum melanjutkan percakapan.
Begitu ia bersin, ternyata kedua pemuda tersebut tertipu. Cewek tersebut ternyata adalah seorang cowok yang sedang menyamar sebagai wanita.
"Nih cowok," ujar salah satu pemuda tersebut dengan wajah kebingungan seolah sadar baru saja tertipu padahal sudah saling balas ciuman dan suap-suapan.
@niayeplah Reply to @itssyuton double kill????#fyp #fypindo #shouldbeme #prank #esekeli
? original sound - zarifun$ - zarifun$
Cowok yang berpura-pura jadi wanita itupun tertawa terbahak-bahak. Dan ia memposting rekaman percakapan video call tersebut di TikTok melalui akun pribadinya @niayeplah. Video itu sendiri sudah ditonton lebih dari 2 juta kali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: