Jari gemer konsol di masa depan (Slotwise)
Teknologi terus berkembang dari waktu ke waktu, dan game telah berkembang mengikutinya. Tapi tampaknya para gemer juga akan mengalami evolusi sendiri, khususnya pada tangan mereka.
Dikutip dari Slotwise, para ahli telah meramalkan bahwa tangan gamer konsol bisa saja berevolusi menjadi jari telunjuk dan jari tengah yang lebih panjang, sedangkan jari manis dan kelingking akan menyusut.
Prediksi tersebut dilakukan berdasarkan bagaimana para gemer konsol meregangkan ototnya di tengah bermain game seperti biasa. Ini berarti, harus menggunakan pemicu punggung pada pengontrol dan beralih tombol dengan cepat yang menyebabkan evolusi jari yang diperpanjang terjadi.
Kedua jari aktif dikatakan berkembang untuk kenyamanan dan performa para gamer. Dan untuk jari manis dan kelingking, mereka menjadi lebih seperti cakar.
“Kontroler, sebagaimana berdiri, dirancang secara ergonomis, namun peningkatan pengalaman imersif dari beberapa game memerlukan lebih banyak tombol untuk dimainkan,” kata Simon Cornelius, Managing Director Cornelius Creative Ltd.
“Meningkatnya tombol pada pengontrol berarti jari-jari kita, khususnya ibu jari, telunjuk dan tengah melakukan lebih banyak pekerjaan dan harus meregangkan lebih jauh.”
“Oleh karena itu, saya mengharapkan evolusi tangan kita untuk menyertakan pemanjangan jari-jari itu, dengan waktu reaksi yang cepat. Jari manis dan kelingking akan menyusut dan mungkin menjadi lebih seperti cakar untuk melingkari pengontrol,” sambungnya.
Sebuah penelitian yang telah dilakukan mengungkapkan bahwa anak berusia 18-25 tahun bermain video game selama lebih dari enam setengah jam berturut-turut. Itu lebih dari sepertiga dari waktu kita bangun setiap hari. 11% dari peserta dikatakan bermain game selama lebih dari 20 jam seminggu.
Dengan memperhatikan gambar-gambarnya, saya rasa aman untuk mengatakan ini mungkin hanya terjadi pada pemain konsol yang menggunakan pengontrol. Gamer PC tidak perlu khawatir. Setidaknya untuk sekarang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: