Wahyu Hidayat, Direktur Syam Organizer. (ist)
Inilah sosok Wahyu Hidayat, Direktur Syam Organizer, LSM kemanusiaan yang kantornya di Jalan Suryodiningratan Nomor 605, RT 30/RW 08, Kelurahan Kumendaman, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, digeledah oleh Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror hari Minggu (4/4/2021).
Pada sebuah fotonya yang beredar sebagaimana diamati Indozone, Wahyu bercirikan rambut lurus, dengan sedikit botak di bagian depan dekat jidatnya. Ia memiliki kumis dan janggut tipis dan tidak berbrewok.
Menurut Ketua RW 08 Kumendaman, Muji Raharjo, Wahyu inilah yang mengurus segala tetek bengek kantor Syam Organizer, saat mereka pindah ke Jalan Suryodiningratan pada Agustus 2018 lalu.
Sebelum pindah ke Jalan Suryodiningratan Nomor 605, kantor Syam Organizer berada di Jalan Sisingamangaraja, Jogja.
Saat itu, Wahyu mendatangi Muji untuk keperluan mengurus izin domisili.
Berdasarkan penelusuran Indozone, Syam Organizer merupakan LSM kemanusiaan dengan kedok mengumpulkan donasi untuk disalurkan kepada anak-anak Suriah dan Palestina.
Namun, menurut Ketua RT dan RW setempat, LSM tersebut justru tidak pernah sekalipun menggelar acara kemanusiaan sejak menyewa kantor tersebut pada akhir tahun 2019.
"Auto di serbu netizen akun instagram @syamorganizer memang enak jualan kesedihan suriah, duitnya seger Miliaran, belum lagi pernah dapet sumbangan mobil mewah," tulis akun Instagram @cetul.22.
Seperti diketahui, kantor Syam Organizer digeledah pada hari Minggu, mulai dari pukul 13.30 sampai 18.00 WIB.
Penggeledahan ini berkaitan dengan penangkapan Wahyu Hidayat, yang belakangan diketahui sebagai Direktur Syam Organizer.
Selama penggeledahan, Ketua RT 30/RW 08, Setyo Karjono, diajak untuk mendampingi.
"Dulunya kantor percetakan. Terus akhir 2019 disewa Syam Organizer. Saya enggak tahu banyak kegiatannya tapi semacam LSM berbasis agama gitu," kata Setyo.
Setyo menjelaskan, Densus 88 menggeledah semua ruangan di kantor bertipe ruko dua lantai itu. Densus 88 membawa semua dokumen untuk diperiksa secara detail.
"Tadi ada dua orang karyawan di situ. Satu orang diminta menunjukkan ruangan apa saja. Kemudian semua dokumen diperiksa dengan detail," ujar Setyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: