Mira Yura, sosok wanita muda yang dibunuh di kamar hotel di Kediri. (Facebook)
Fakta-fakta tentang sosok Mira Yura, gadis cantik asal Jawa Barat yang dibunuh di kamar Hotel Lotus Garden di Kediri, Jawa Timur, mulai terkuak.
Berdasarkan penelusuran Indozone, semasa hidup, Mira dikenal suka berpenampilan seksi.
Ia kerap memakai baju yang menampakkan belahan dada dan juga memakai celana pendek yang menampakkan pahanya.
Tidak cuma di dunia nyata, hal serupa juga ia lakukan kala mengunggah foto-fotonya di media sosial.
Ia juga memiliki tato di bagian atas dada sebelah kanannya. Di bagian pahanya, juga ada tato besar yang terlukis.
Adapun Mira ditemukan meninggal dunia dan mengalami luka di kepala bagian belakang di Kediri pada Minggu (28/2) petang.
Pelaku pembunuhan hingga kini belum tertangkap maupun terungkap. Pihak Polres Kediri sampai saat ini masih melakukan penyelidikan atas tewasnya Mira, perempuan yang semasa hidup dikenal seksi itu.
Sejauh ini, sudah ada 6 orang yang diperiksa oleh pihak Polres Kediri. Salah satu yang diperiksa adalah pacar korban.
Dari bukti rekaman CCTV, Mira ternyata check in bersama empat orang, yang juga berasal dari Jawa Barat.
Mira dan seorang berinisial D (laki-laki) check in di kamar 421, sedangkan tiga lainnya di kamar 423.
Di TKP, ditemukan alat kontrasepsi yang diduga dipakai pelaku yang menghabisi nyawa Mira.
Diketahui, bahwa yang memesan kamar tersebut bukan Mira, melainkan seseorang lain berinisial DK.
Berdasarkan penelusuran Indozone, Mira Yura memiliki akun Facebook bernama Mira Cbll.
Ia kerap mengunggah foto-fotonya dengan pakaian cukup seksi.
Di bagian atas buah dadanya yang sebelah kanan, Mira punya tato yang cukup mencolok.
Polisi yang mendapat laporan tewasnya Mira Yura di hotel tersebut, langsung menuju TKP dan melakukan penyelidikan.
Meminta bantuan Yang Maha Kuasa untuk mengungkap kasus ini, pihak Polres Kediri bahkan menggelar doa bersaa di markas mereka pada hari Senin, 1 Maret 2021.
Kasubbag Humas Polres Kediri Kota Kompol Kamsudi mengaku, akan memberikan penjelasan lebih lanjut apabila ada perkembangan.
“Sementara untuk hasil autopsi ada bekas luka tusukan di bagian pinggang dan punggung. Untuk disimpulkan kematian ini tidak wajar. Pembunuhan,” kata Kompol Kamsudi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: