Spanduk promosi Aisha Weddings. (Twitter)
Sebuah jasa penyelenggara pernikahan atau yang biasa disebut orang-orang dengan istilah berbahasa Inggris 'wedding organizer' (WO) bernama Aisha Weddings, bikin heboh jagat media sosial dalam beberapa jam terakhir.
Bukan apa-apa, jasa penyelenggara pernikahan itu menawarkan jasa komersial yang tidak lazim, sembari membawa-bawa agama Islam serta kitab Alquran di dalam upaya promosinya.
Pantauan Indozone.id pada situs aishaweddings.com, WO tersebut menawarkan jasa pernikahan siri, poligami, dan pernikahan muda. Tak cuma menawarkan, WO tersebut juga menganjurkannya.
"Aisha Weddings percaya akan pentingnya Nikah Siri untuk pasangan yang ingin datang bersama untuk memulai keluarga dengan berkah Allah SWT. Di atas segalanya, kami dengan ketat mengikuti dan mematuhi ajaran Al-Quran sebagai kata suci Allah SWT," demikian kata-kata pengantar di situs WO tersebut, yang diberi judul 'Keyakinan Kami'.
Pada bagian 'Peran Setiap Wanita Muslim' di situs WO tersebut, tertera keterangan, "Semua wanita muslim ingin bertaqwa dan taat kepada Allah SWT dan suaminya. Untuk berkenan di mata Allah dan suami, Anda harus menikah pada usia 12-21 tahun dan tidak lebih."
Ada Mak Comblang digital yang meng-encourage pernikahan anak-anak yeuh. Dis is 'n outrage. Edan...https://t.co/4OCTAPycDb pic.twitter.com/DLjQ8KMaHV
— Sweta Kartika (@SwetaKartika) February 9, 2021
Kemudian, pada alinea berikutnya, WO tersebut juga menganjurkan perempuan untuk menikah dan menggantungkan diri pada seorang pria sedini mungkin.
"Jangan tunda pernikahan karena keinginan egoismu, tugasmu sebagai gadis adalah melayani kebutuhan suamimu. Anda harus bergantung pada seorang pria sedini mungkin untuk keluarga yang stabil dan bahagia. Jangan menjadi beban bagi orang tua Anda, temukan pria lebih awal!"
Tak cuma itu, ada pula poster dan spanduk promosi milik WO tersebut yang ditempelkan di dinding tembok dan sebatang pohon, di suatu tempat yang belum diketahui di mana.
Pada spanduk yang ditempelkan di pohon, tertulis, "Aisha Weddings akan merencanakan pernikahan pertama, kedua, ketiga, keempat pernikahan impian Anda."
Kirain oknum iseng, TERNYATA BUKAN CUY! Aisha Wedding ternyata beneran XD Ngarang ini mah...https://t.co/K5kPh854QD pic.twitter.com/upo20d4cLO
— Sweta Kartika (@SwetaKartika) February 9, 2021
Sedangkan pada spanduk yang ditempelkan di tembok, tertera tulisan, "JANGAN PACARAN, LANGSUNG NIKAH AJA. Jangan persulit diri untuk menikah asalkan memenuhi rukunnya maka udah langsung bisa menikah."
Sementara untuk poster yang ditempelkan di pohon, dijelaskan manfaat poligami, dengan gambar seorang pria bersama tiga wanita.
Lebih lanjut, WO tersebut menyediakan berbagai paket di dalam situsnya, yakni Paket Dasar, Paket Lengkap, Paket Mewah, dan A La Carte.
"Baik Bagi Anak-anak. Usia muda reproduktif timbuh lebih baik, siap, dan sehat untuk memiliki momongan," begitu isi situs tersebut soal manfaat nikah muda.
Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo menyebut WO tersebut menyesatkan. Ia dengan tegas melarang kampanye pernikahan muda seperti yang dibisniskan oleh Aisha Weddings.
Di Indonesia, usia ideal perempuan untuk menikah adalah minimal 21 tahun, sementara untuk laki-laki minimal 25 tahun.
"Siapa saja tentu tidak boleh mempromosikan pernikahan muda karena sangat menyesatkan," ujar Hasto.
Hasto menegaskan, pernikahan di bawah umur menjadi hal yang berbahaya bagi kesehatan, terlebih jika wanita hamil di usia yang masih terlalu muda.
"Banyak risiko akibat kawin dini yang sangat membahayakan baik bagi kesehatan bayi maupun ibu," imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: