Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 25 JANUARI 2021 • 15:37 WIB

Kerugian Akibat Banjir Kalimantan Selatan Ditaksir Capai Rp1,349 Triliun

Kerugian Akibat Banjir Kalimantan Selatan Ditaksir Capai Rp1,349 TriliunFoto udara kondisi Desa Alat, pascabanjir bandang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021). (ANTARA/Muhammad Nova)

Tim Reaksi Cepat Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebut, kerugian akibat bencana banjir Kalimantan Selatan ditaksir mencapai Rp1,349 triliun.

"Estimasi dampak kerugian per 22 Januari 2021 dari sektor pendidikan, kesehatan dan sosial, pertanian, perikanan, infrastruktur, dan produktivitas ekonomi masyarakat sekitar Rp 1,349 triliun," kata anggota Tim Reaksi Cepat Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah BPPT, Nugraheni Setyaningum dikutip dari Antara, Senin (25/1/2021).

Dia menjelaskan, estimasi nilai kerugian di sektor pendidikan sekitar Rp30,446 miliar, sektor kesehatan dan perlindungan sosial sekitar Rp27,605 miliar, sektor infrastruktur sekitar Rp424,128 miliar, sektor perikanan sekitar Rp46,533 miliar, sektor produktivitas masyarakat sekitar Rp604,562 miliar, dan sektor pertanian sekitar Rp216,266 miliar.

"Estimasi saat ini cukup representatif menggambarkan kemungkinan kerugian," tegas Nugraheni.

Baca Juga: Pria Ini Kaget Mobilnya Dikelilingi Garam, Netizen Heboh Soal Jampe-Jampe hingga Pelet

Nugraheni menerangkan, data yang digunakan dalam memperhitungkan estimasi kerugian akibat banjir di Kalimantan Selatan, yakni data luas area yang tergenang berdasarkan citra spasial, data penggunaan lahan berdasarkan Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI), data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), data umur padi dari Kerangka Sample Area (KSA) Badan Pusat Statistik, serta data-data yang tertuang dalam peraturan daerah.

Perhitungan estimasin, lanjut dia, dilakukan untuk mengetahui perkiraan nilai kerugian gagal panen akibat lahan sawah yang tergenang di sektor pertanian dan di sektor perikanan, perhitungan dilakukan untuk mengetahui nilai kerugian akibat hilangnya ikan budi daya di empang, kolam, dan tambak akibat banjir. 

Banjir di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. (ANTARA/Bayu Pratama)

Sementara kerugian di sektor infrastruktur yang dihitung meliputi jumlah rumah yang terendam, jumlah rumah terdampak, jumlah sekolah rusak, dan jumlah tempat yang terdampak banjir.

Sedangkan, estimasi Tim Reaksi Cepat Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah BPPT belum memperhitungkan dampak banjir pada kegiatan pariwisata, transportasi, pertanian palawija dan holtikultura, kerusakan lingkungan, sarana sanitasi, dan kondisi perekonomian dalam jangka panjang. Citra satelit radar menunjukkan luas wilayah yang tergenang akibat banjir di Kalimantan Selatan sekitar 164.090 hektare.

Berdasarkan data BPPT, banjir pada Januari 2021 yang melanda wilayah Kalimantan Selatan terjadi akibat curah hujan ekstrem dan penurunan tutupan lahan (vegetasi kerapatan tinggi/hutan), terutama di daerah hulu yang menjalankan fungsi penyimpanan air.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kerugian Akibat Banjir Kalimantan Selatan Ditaksir Capai Rp1,349 Triliun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!