Kapasitas rumah sakit di DKI Jakarta untuk menampung pasien virus corona atau Covid-19 hingga saat ini tersisa 13%. Hal tersebut dikarenakan terjadinya lonjakan penyebaran virus Corona sejak Desember 2020 yang terus meningkat hingga kini.
Mengenai hal tersebut, anggota DPRD DKI Jakarta Iman Satria menyebut bahwa kapasitas rumah sakit yang sudah tinggal sedikit itu masih bisa digunakan, meski sudah diambang batas krisis.
"Memang udah batas ambang yang critical 13%. Tapi kan 13% ini bisa dipakai, bukan berarti 13% itu enggak bisa dipakai," ucap Iman kepada awak media, Rabu (20/1/2021).
"Contohnya begini, kalau dari 2.000 bed, 13% berapa? 260 kan. berarti 260 itu kan banyak, 260 orang banyak artinya masih bisa ditempatkan," tambahnya.
Namun, politisi Partai Gerindra ini pun tak menampik dengan adanya penambahan kasus harian Covid-19 yang melonjak hingga mencapai di atas dua sampai tiga ribu orang yang terpapar.
"Permasalahannya memang yang sakit ini banyak kriteria sakitnya, gejalanya nggak semuanya sama kan ada yang ringan, berat, sedang, kan gitu," tandas Iman.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menginformasi bahwa keterisian rumah sakit untuk pasien Covid-19 mencapai 87%, yang mana 24% berasal dari warga luar Jakarta atau Bodetabek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: