Turbin pesawat Sriwijaya Air SJ-182 ditemukan (ANTARA/Hafidz Mubarak A)
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah mengunduh seluruh data kotak hitam atau Flight Data Recorder (FDR) dari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021).
"Sudah berhasil diunduh dengan total 370 parameter, 27 jam atau 18 penerbangan termasuk penerbangan yang mengalami kecelakaan," kata Kepala Sub KNKT Nurcahyo Utomo seperti dilansir dari Antara.
Data tersebut masih akan didalami oleh pihaknya dan belum bisa untuk dipublikasikan ke masyarakat luas. Meski demikian, dari data tersebut, lanjut Nurcahyo, pihaknya sudah menemukan beberapa petunjuk penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
Baca juga: Tim Penyelam Temukan Masker Oksigen Pilot, Netizen: di Mana Jasad Kapten Afwan?
"Namun demikian dari data yang diperoleh kami mendapatkan beberapa petunjuk untuk didalami lebih lanjut untuk data yang kami perlukan untuk keperluan investigasi," tuturnya.
Ia berharap CVR pesawat tersebut dapat ditemukan oleh tim penyelam di dasar laut, sebab CVR tersebut menjadi pendukung data dari FDR yang sudah berhasil ditemukan pada 12 Januari 2021 lalu.
"Kami mengharapkan dapat ditemukan CVR untuk mendukung data yang kami peroleh dari FDR," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: