Pelantikan presiden terpilih Joe Biden akan terlihat sangat berbeda dari pelantikan presiden Amerika Serikat sebelumnya.
Ini semua karena situasi sedang dalam pandemi virus corona yang masih berlangsung dan kekhawatiran keamanan setelah terjadinya kerusuhan di gedung Capitol.
Lantas bagaimana suasana pelantikan akan berlangsung hari Rabu?
Dilansir dari NPR, upacara pengukuran akan dimulai dengan lagu kebangsaan dan doa jam 11 pagi waktu setempat. Wakil Presiden terpilih Kamala Harris diperkirakan akan dilantik oleh Hakim Agung Sonia Sotomayor sebelum tengah hari.
Sementara presiden Biden akan dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts pada siang hari di Front Barat Capitol, seperti tradisi.
Diperkirakan akan ada sekitar 1.000 tamu yang hadir, yang sebagian besar adalah anggota Kongres. Setelah dia dilantik, Biden akan menyampaikan pidato pelantikannya.
Sementara itu rincian pidato Biden masih dirahasiakan, tim pengukuhannya mengatakan bahwa pidato tersebut akan menjelaskan visinya untuk 'mengalahkan pandemi, membangun kembali dengan lebih baik, dan menyatukan serta menyembuhkan bangsa.'
Trump sendiri tidak akan hadir di pelantikan Biden, ini karena beberapa pekan lalu Trump, telah dimakzulkan atas tindakannya yang sudah menghasut para pendukungnya untuk menyerbu Capitol.
Trump akan meninggalkan Gedung Putih pada Rabu pagi dengan upacara keberangkatan di Pangkalan Bersama Andrews, dalam perjalanan ke resor Mar-a-Lago di Florida.
Lantas bagaimana keamanan yang dipersiapkan pada 20 Januari setelah kerusuhan di gedung Capitol?
Pelantikan Joe Biden akan diamankan secara ketat, hingga 25.000 tentara Garda Nasional akan ditempatkan pada Rabu sebagai tanggapan atas masalah keamanan. Itu lima kali lipat jumlah anggota layanan AS yang saat ini ditempatkan di Irak dan Afghanistan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: