Seorang remaja bernama Noval (15) tengah viral karena berjualan donat hingga ketiduran. Noval dikabarkan berjualan setiap hari dari pukul 8 pagi hingga pukul 9 malam.
Dia hanya beristirahat saat menjalani sekolah online. Dalam foto yang viral, Noval tertidur dengan menempelkan kepala di atas kotak donat dagangannya, karena begitu lelah.
Dalam foto viral tersebut, Noval berjualan di Jalan Timbul / Cipedak, Srengseng, Jagakarsa, kawasan Jakarta Selatan - Depok.
Melihat potret Noval ini, banyak netizen yang merasa iba dan ingin menggalang donasi untuk Noval. Namun, ada juga netizen yang menghembuskan kabar bahwa Noval terpaksa berjualan donat karena dieksploitasi oleh ibunya.
Sang ibu dikabarkan menolak bantuan dari pihak sekolah yang ingin menggratiskan biaya pendidikan Noval.
Baca juga: Viral Remaja Berjualan Donat Seharian Hingga Ketiduran, Diduga Dieksploitasi oleh Ibunya
"Afwan.. Benar, anak ini namanya Noval.. dan siswa SMP Darussalam jl. Moch. Kahfi 2.. Anak ini beserta kk nya mmg di maanfaatkan oleh ibunya untuk mendapatkan donatur.. Padahal sdh banyak yg ingin membiayai sekolahnya, bahkan dari pihak sekolah sdh menggratiskan sekolahnya,
"Tp ibunya menolak.. Karna mengharapkan bantuan berupa uang untuk mereka.. Bahkan ada mahasiswa Universitas Pancasila membuka donasi untuk Noval di twitter. Dan pernah masuk tv jg acara hitam putih dan sudah mndptkan donasi, tp tetap sj anak ini n kk nya di suruh ibunya untuk berjualan donat di sana demi mendapatkan donatur,
"Ibunya banyak berbohong n menekan anaknya untuk berbohong.. Ayahnya tidak ada dan tidak diketahui keberadaannya. Demikian info yg sy dapat dari bagian kesiswaan SMP Daarussalam," beber akun Instagram prast_bakteri.
Berdasarkan penelusuran Indozone, kisah Noval yang berjualan donat ini memang sempat viral di akhir tahun 2019 silam. Kala itu dia berjualan donat bersama adiknya hingga larut malam dan berakhir ketiduran di trotoar.
Dia juga sempat diundang oleh salah satu stasiun TV dan ditawarkan untuk kembali bersekolah oleh pemerintah setempat.
Indozone kemudian menghubungi Yanti Ariyanti untuk mengklarifikasi mengenai isu eksploitasi terhadap Noval agar terus berjualan donat dan mendapat donasi dari netizen.
"Jujur sakit banget (mengetahui isu miring tersebut), kata ibu Noval, Yanti, kepada INDOZONE, Selasa
(17/11/2020).
Yanti membantah tuduhan eksploitasi yang dilakukan terhadap anaknya. Dia menegaskan sudah hidup susah bersama anak-anaknya sejak kecil.
Mereka hanya ingin membantu dirinya untuk mencari nafkah, termasuk Noval yang menjadi salah satu tulang punggung keluarga.
Yanti mengatakan bahwa dia memang benar sedang sakit, dan bukan sengaja membiarkan anaknya berjualan donat sendirian.
"Noval baru berjualan sebulan di Jalan Timbul. Karena waktu itu saya sakit tiga minggu, asam lambung saya tinggi, saya ada varises, ada ambeien, dan ada tipes. Jadi, memang tidak bisa capek," tuturnya.
Ditambah, salah satu anaknya yang berumur tiga tahun juga sakit sehingga membuat dia harus fokus merawat anak dan dirinya sendiri.
Terkait isu Noval tidak bersekolah lagi, Yanti juga membantahnya. Dia menegaskan Noval masih bersekolah untuk mengejar ketertinggalannya selama ini.
Noval bersekolah di PKBM Alfa Husna, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Noval memang sempat bersekolah di SMP Darussalam, namun telah berhenti.
"Dulu sekolah di SMP Darussalam. Mungkin mereka membagi waktu nggak bisa (antara sekolah dan kerja). Sudah capek," papar Yanti.
Meskipun Noval sudah viral sejak tahun 2019 silam, namun dia dan saudaranya tetap berjualan donat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Uang donasi yang diberikan dulu telah digunakan untuk biaya operasional sekolah, biaya hidup, dan juga untuk membayar utang.
"Kalau tidak jualan, darimana kami makan? Darimana biaya hidup kami?" ujarnya dengan suara bergetar menahan tangis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: