Tukang bakso berinisial PBA (39) berhasil melancarkan aksinya menculik dan menyetubuhi anak berkebutuhan khusus berinisial A (15) di Kemayoran, Jakarta Pusat. Polda Metro Jaya menyebut modus tersangka menculik korban dengan cara diiming-imingi pekerjaan.
"Korban dan tersangka sudah kenal satu bulan karena korban sering berada di lokasi tempat tersangka dagang di daerah Danau Sunter," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (5/10/2020).
Merasa tertarik dengan korban, tersangka mencari cara untuk menculik korban. Tersangka pun menawarkan pekerjaan sebagai pembantu ke korban yang tentunya itu hanya akal-akalan sang tukang bakso itu.
"Awalnya tersangka datangi korban yang lagi duduk di Danau Sunter dan diiming-imingi kerjaan jadi pembantu. Setelah itu korban diimingi uang Rp50 ribu untuk ikut tersangka ke kosannya di daerah Sunter," ungkap Yusri.
Di sana, korban malah diperkosa oleh pelaku. Korban juga dibawa ke daerah Jawa Timur dan terus-terusan disetubuhi oleh pelaku.
Seperti diketahui, seorang anak berkebutuhan khusus berinisial A (16) diduga diculik di Kemayoran, Jakarta Pusat. Anak tersebut hilang sudah sejak 8 September 2020 yang lalu.
Pihak keluarga korban menyebar informasi terkait anaknya ke tempat-tempat umum bahkan ke media sosial hingga informasi mengenai hilangnya anak itu viral di lini masa. Keluarga korban juga sudah melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: