Suranto (42) pengusaha rental mobil dibantai OTK. (Istimewa)
Tidak ada yang menyangka pengusaha mobil rental, Suranto (42) bersama keluarganya begitu cepat pergi, tewas mengenaskan. Dia dan keluarganya ditemukan tewas bersimbah darah.
Suranto bersama istrinya Sri Handayani (Istri), serta kedua anaknya RR dan DAH yang masih duduk di kelas 5 SD dan TK dibantai oleh orang tidak dikenal.
Jasad mereka ditemukan di rumah mereka di RT 001/RW 005, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, menggegerkan warga setempat Jumat (21/8/2020) malam.
Warga mengungkapkan kalau sosok Suranto dikenal cukup familiar di kalangan masyarakat. Dia kerap bersosialisasi di lingkungan Desa Duwet, Sukoharjo.
Ketua RW 005 Desa Duwet, Suratno mengungkapkan kalau ada acara kampung maupun hajatan yang dilakukan bersama warga, keluarga itu selalu ikut berpartisipasi.
Baca juga: Ini Dugaan Kuat Motif Satu Keluarga Suranto Pengusaha Rental Mobil di Sukoharjo Dibantai
"Jadi kita tidak menyangka ya kalau dia telah pergi, begitu mudah nyawa dilenyapkan begitu saja bersama anak dan istrinya. Sungguh tega," kata Suratno, Sabtu (22/8/2020).
Seorang saksi menungkapkan kalau sebelum ditemukan tidak bernyawa, Suranto sempat diketahui bersama seorang temannnya mampir ke rumah tetangga, Rabu (19/8/2020) malam.
Bahkan dia sempat mengobrol dengan korban hanya untuk sebentar. Temannya itu menurutnya bukan dari desa Duwet.
Baca juga: Mengerikan, Satu Keluarga di Sukorharjo Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Jasad Membusuk
Diberitakan, Suranto, 42 dan istrinya bernama Sri Handayani atau Handa, 36, ditemukan bersimbah darah di ruang keluarga, Jumat malam.
Sementara kedua anaknya bernama Rafael, 10, dan Dinar, 5, ditemukan meregang nyawa di kamar.
Belakangan diketahui, satu mobil Toyota Avanza warna putih milik keluarga Suranto juga raib.
Suranto menggerkan warga Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Jasad yang terdiri dari Ayah, Ibu dan dua anaknya ditemukan sudah dalam keadaan membusuk.
Keluarga pengusaha rental mobil itu diduga kuat merupakan korban perampokan yang menyatroni rumah.
Dugaan itu tidak ditampik oleh Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho terkait motif pembunuhan itu. Para pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu berniat untuk menguasai harta korban.
"Masih dalam penyelidiki, namun dugaan awal karena curas (pencurian disertai kekerasan)," kata Nanung Nugroho, Sabtu (22/8/8/2020).
Identitas para korban yang merupakan satu keluarga adalah Suranto, Sri Handayani (Istri), serta kedua anaknya RR dan DAH yang masih duduk di kelas 5 SD dan TK.
Sementara itu polisi mengaku telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sabtu (22/8/2020) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Pihaknya menemukan banyak barang bukti di lokasi kejadian. Hanya saja, ia enggan membeberkan barang bukti yang dimaksud. Saat ini, rumah korban masih dipasangi police line.
Keluarga Suranto sendiri ditemukan meninggal pada Jumat (21/8/2020) malam sekitar pukul 22.00 WIB membuat warga desa gempar.
Pasalnya, di temukan empat orang tewas di salah satu rumah dengan kondisi bersimbah darah.
Korban selama ini memiliki satu mobil Toyota Avanza yang dipakai untuk usaha rental. Saat kejadian, mobil tersebut tidak ada dan diduga dibawa kabur pelaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: