Cece warga Jalan Pendidikan, Pasar 8, Kecamatan percut Sei Tuan, Deliserdang, perampok spesialis pembongkaran rumah di Medan, akhirnya ditangkap polisi. Dia bahkan dihadiahi peluru saat ditangkap. Dia pun menangis tersedu-sedu saat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan.
Dia dirawat setelah ditembak personel Polrestabes Medan karena berusaha kabur saat diamankan.
Kanit Jatanras Polrestabes Medan, Kompol Rikky Pripurna mengatakan Cece merupakan pelaku pencurian spesialis bongkar rumah di Kota Medan. Tercatat, pelaku sudah beraksi lima kali di sejumlah lokasi di Kota Medan. Pelaku diketahui pernah berhasil membawa emas batangan senilai Rp1 miliar dan uang tunai Rp 300 juta.
Menurut Ricky, tersangka Cece sudah menjadi buronan sejak dua tahun lalu. Pelarian tersangka berakhir setelah petugas menerima informasi keberadaan pelaku di kawasan Pantai Labu, Deliserdang.
"Kemarin kami mendapatkan informasi pelaku berada di Pantai Labu. Saat akan ditangkap, pelaku mencoba kabur dengan melawan petugas hingga diberikan tindakan tegas dan terukur," kata Rikky, Jumat (10/7/2020).
Cece mengaku sudah menghabiskan seluruh uang hasil curiannya untuk berfoya-foya dan biaya selama melarikan diri. Dia merupakan perampok yang sudah lima kali beraksi di sejumlah lokasi.
"Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara," ucapnya.
Setelah mendapatkan perawatan, petugas membawa pelaku ke Mapolrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: