Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 08 JULI 2020 • 15:58 WIB

Jumlah Pedagang Positif Covid-19 Tinggi, IKAPPI Minta Perketat Protokol Kesehatan

Jumlah Pedagang Positif Covid-19 Tinggi, IKAPPI Minta Perketat Protokol KesehatanPetugas medis di pasar tradisional (INDOZONE/ Arya Manggala)

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) terus berusaha untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona (Covid-19) di pasar tradisional. Pasalnya, angka atau jumlah pedagang yang terjangkit Covid-19 semakin bertambah, salah satunya di Provinsi DKI Jakarta.

"Di DKI Jakarta penambahan kasus yang cukup besar dalam catatan kami merupakan provinsi tertinggi kasus positif di pasar, yaitu 217 kasus dan di 37 pasar tradisional se-DKI," kata Ketua Bidang Infokom DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Reynaldi mengatakan dari fakta itu maka pihaknya meminta kepada Pemprov DKI untuk terus melakukan langkah-langkah yang efektif dan massif untuk dapat menghalau penyebaran Covid-19 di pasar tradisional di wilayah Jakarta. 

Ada beberapa langkah yang patut diapresiasi seperti menurunkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terlibat dalam melakukan pendisiplinan protokol kesehatan di pasar tradisional. 

"Karena pendekatan ASN dapat meningkatkan kedisiplinan pedagang dan yang terpenting adalah memberikan edukasi terhadap bahaya Covid-19 dan berlangsungnya protokol kesehatan," ujarnya.

Namun demikian, kata Reynaldi, ada sejumlah kebijakan yang perlu dievaluasi. Antara lain melakukan pemaksaan terhadap pedagang dalam melakukan rapid test dan swab, ini justru menjadi persoalan baru dan memperkuat indikasi lemahnya komunikasi antara pengelola pasar atau Pemprov DKI dengan pedagang pasar. 

IKAPPI pun sudah mendapat laporan beberapa kasus terkait penjemputan paksa pedagang untuk melakukan rapid test dan swab. 

"Langkah ini tidak kami harapkan, sesungguhnya pedagang sendiri bersedia untuk melakukan rapid test dan swab tanpa ada paksaan, tetapi pelaksanaannya di jam-jam yang pedagang sedang senggang serta pemberitahuannya tidak mendadak. Jika pedagang sedang ramai pembeli agak sulit untuk dipaksakan rapid test dan swab," jelasnya.

Dia menambahkan, hal lain yang perlu diperhatikan ialah terkait penting CSR untuk keperluan pendukung pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19. IKAPPI juga berharap Pemprov DKI melakukan kampanye secara massif lewat saluran atau wadah yang ada saat ini, termasuk turun langsung ke pasar-pasar tradisional.

"Upaya-upaya ini harus didorong dan dilakukan secara bersama-sama dengan paguyuban atau kelompok pedagang di pasar tersebut," sambungnya.

"Upaya-upaya dan ikhtiar ini diharapkan bisa memperkuat protokol kesehatan di pasar tradisional serta menggugah semangat pedagang untuk terus memulihkan ekonominya. Kita tahu bahwa PSBB transisi merupakan masa sulit bagi  pedagang, masa dimana ekonomi pedagang terjun bebas hingga 50%, maka kami meminta semua pihak untuk membantu bergotong-royong untuk memulihkan ekonomi pedagang pasar," lanjutnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Jumlah Pedagang Positif Covid-19 Tinggi, IKAPPI Minta Perketat Protokol Kesehatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!