Presiden Brazil, Jair Bolsonaro (REUTERS/Adriano Machado)
Presiden Brazil, Jair Bolsonaro terkena karma. Dia mengaku positif terinfeksi virus corona Covid-19 pada Selasa (7/7/2020). Ini adalah buah dari sikapnya yang selama ini meremehkan keparahan pandemi tersebut, meskipun angka kematian di negaranya tinggi.
Stasiun televisi CNN Brazil dan koran Estado de S. Paulo memberitakan Bolsonaro mengidap gejala yang mirip COVID-19, salah satunya demam.
Selama ini, Bolsonaro sering mengunjungi kerumunan warga tanpa memakai masker. Namun, saat terinfeksi Covid-19 barulah dia muncul di hadapan publik dengan memakai masker.
Padahal, dulu dia begitu menentang protokol kesehatan yang mewajibkan warga memakai masker di tempat umum. Majelis hakim harus turun tangan untuk memaksa Bolsonaro memakai masker di luar ruangan.
Bolsonaro cukup yakin dengan imunitas tubuhnya karena dia merupakan atlet. Di awal penyebaran Covid-19 di Brasil, Bolsonaro sesumbar bahwa virus tersebut hanyalah "flu biasa".
Dia juga ikut dalam aksi demo menentang kebijakan negara bagian yang menerapkan lockdown. Saat ini Bolsonaro mulai meminum obat anti malaria hydroxychloroquine dan azithromycin.
Bolsonaro meyakini obat itu dapat menyembuhkan COVID-19, meskipun masih sedikit bukti ilmiah yang tersedia.
"Saya pikir saya sudah lama memiliki penyakit ini [positif COVID-19], mengingat aktivitas saya yang sangat dinamis. Saya presiden dan berada di garis pertempuran. Saya suka berada di tengah-tengah orang," ujarnya.
Sementara itu, Kepala kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Michael Ryan, berharap Bolsonaro cepat sembuh dan sekarang meyakini bahwa virus ini nyata dan tidak pilih-pilih korban.
Dilansir dari Worldometers yang diakses pada Rabu (8/7/2020) pagi, jumlah kasus terinfeksi virus corona di Brazil adalah 1.674.655 orang. 1.117.922 pasien berhasil sembuh, namun 66.868 kehilangan nyawa akibat Covid-19.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: