Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 JUNI 2020 • 19:04 WIB

Ustadz Zainal Abidin Juga Kritisi Lagu Naik-naik ke Puncak Gunung, Kenapa Pohon Cemara?

Ustadz Zainal Abidin Juga Kritisi Lagu Naik-naik ke Puncak Gunung, Kenapa Pohon Cemara?Ustadz Zainal Abidin (Youtube/Media Sunnah Lombok)

Video ceramah Ustadz Zainal Abidin mendadak viral di media sosial dan menjadi pro kontra di kalangan netizen. Dalam isi ceramahnya, sang ustadz mengkritisi lirik lagu Balonku yang dianggap memberikan kesan Islam tidak baik bagi anak kecil.

Selain mengkritisi lirik lagu Balonku, Ustadz Zainal Abidin juga mengkritisi lirik lagu 'Naik-naik ke Puncak Gunung' yang dianggap sebagai simbol agama tertentu.

"Kiri kanan ku lihat pohon cemara, kenapa ngga pohon sawit? kan yang banyak pohon sawit atau pisang atau padi, kan gitu," kata Ustadz Zainal Abidin dalam Tafaqquh Channel.

Menurutnya, pohon cemara bukan pohon yang ada di Indonesia. Sangat jarang dapat menemukan pohon tersebut di Tanah Air.

Baca juga: Lagu Balonku Dinilai Anti Islam, Ustadz Zainal Abidin: Kenapa Hijau yang Meletus?

"Kalau kita keliling ke seluruh Indonesia, kita temukan dimana-mana pohon cemara sangat langka. Di Indonesia itu pohon jati, pohon pinus ada kadang-kadang, tapi cemara kenapa jadi penekanan di lagu itu," katanya.

"Pohon cemara itu mau tidak mau menjadi simbol keagamaan agama tertentu. Kita ajak jamaah dan khalayak ramai untuk berpikir kritis," tuturnya.

Menurutnya, berpikir kritis bisa benar dan salah. Namun jika berpikir kritis dihentikan maka itu artinya mengebiri akademis seseorang. 

Baca juga: Viral Lagu Balonku Dianggap Anti Islam, Ustadz Zainal Minta Video Ceramahnya Dihapus

"Seharusnya dibantah saja kan gitu, enggak usah dihukumin dengan berbagai macam cara yang tidak akademis. Ulama kalau memandang ulama lain salah, dibantah saja dengan argumen dan pemikiran," kata Ustadz.  

Artikel menarik lainnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ustadz Zainal Abidin Juga Kritisi Lagu Naik-naik ke Puncak Gunung, Kenapa Pohon Cemara?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!