Pemerintah Republik Indonesia terus mengambil kebijakan dalam upaya menangani wabah virus corona (Covid-19) di Tanah Air. Ada tiga prioritas pemerintah, salah satunya kesehatan.
Juru bicara presiden Fadjroel Rahman mengatakan, upaya yang dilakukan adalah menyediakan obat-obatan, alat kesehatan, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Terkait sarana dan prasarana, pemerintah sudah mengambil langkah menjadikan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat sebagai Rumah Sakit Darurat Virus Corona. Komplek wisma yang memiliki 10 menara itu diyakini bisa menampung 22.000 orang.
"Mulai Senin besok, 2.400 kamar sudah bisa digunakan," ujar Fadjroel dalam siaran diskusi Polemik bertajuk "Covid-19 Ujian Kebersamaan Kita", Sabtu (21/3/2020) di Jakarta.
Pemerintah sendiri hanya akan memakai empat menara Wisma Atlet Kemayoran sebagai tempat karantina pasien positif corona, yakni tower 1, 3, 6, dan 7.
Rencananya tower 7 akan memiliki beberapa fungsi. Lantai 1 sebagai IGD, lantai 2 sebagai ruang ICU, dan lantai 3 ruang refreshing. Sisanya digunakan sebagai ruang rawat inap pasien.
Tak hanya mempersiapkan Wisma Atlet Kemayoran, pemerintah juga menyiapkan tempat lain untuk menangani pasien Covid-19 yakni di Pulau Sebaru di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta dan Pulau Galang di Kepulauan Riau.
Seperti yang diketahui, Pulau Sebaru sempat digunakan sebagai lokasi karantina WNI yang berasal dari kapal pesiar World Dream dan Diamond Princess. Sedangkan sarana di Pulau Galang masih dalam tahap pembangunan.
"Pulau Galang disiapkan dalam waktu tiga minggu, berarti dua minggu lagi," kata Fadjroel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: