(photo/ANTARA FOTO/BNPB/sgd/pras)
Pada pukul 01.57 dini hari tadi, wilayah Jawa Timur dan Bali diguncang gempa berkekuatan 6,3 SR. Guncangan gempa itu terasa mulai dari Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.
Untuk Bali, gempa sangat terasa di daerah Denpasar, Karangkates, dan Gianyar. Bahkan getaran gempa berskala 6,3 itu juga terasa di NTB, seperti Lombok Barat dan Mataram.
Menurut data dari BNPB, 4 rumah dan 1 Masjid luluh lantah di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep Jawa Timur akibat diguncang gempa. Diketahui juga ada 3 orang yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan.
"Selain itu beberapa rumah mengalami kerusakan," Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulisnya, Kamis (11/10).
Berikut ini beberapa kerusakan bangunan yang terjadi di Kabupaten Sumenep menurut data BPBD Provinsi Jawa Timur:
- Rumah rusak di desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan Sapudi- Sumenep
- Rumah rusak di Kopedi Kec.Bluto - Sumenep.
- Rumah rusak di Kertasada Kec.Kalianget - Sumenep.
- Masjid Desa Gendang Timur Kec.Sepudi - Sumenep.
- Rumah rusak di Nyabakan timur Kec.Batang-Batang - Sumenep.
Untuk orang yang meninggal, berikut datanya dari BNPB:
1) Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kec. Gayam - Sumenep.
2) H. Nadhar (P/55) Dsn. Jambusok, Desa Prambanan, Kec. Gayam - Sumenep.
3) Laki-laki dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan, Kec. Gayam - Sumenep.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: