Ilustrasi bom nuklir. (Freepik/Alones)
INDOZONE.ID - Dalam perang modern, senjata nuklir jadi simbol kekuatan militer dan geopolitik paling menakutkan. Hingga Januari 2025, diperkirakan ada sekitar 12.241 hulu ledak nuklir di seluruh dunia.
Hampir 90 persen dari total tersebut dimiliki oleh dua negara besar yakni Amerika Serikat (AS) dan Rusia.
Meski jumlah senjata nuklir global terus menurun sejak berakhirnya Perang Dingin, kedua negara tersebut masih mendominasi kepemilikan nuklir di dunia.
Selain AS dan Rusia, negara mana lagi sih yang punya senjata nuklir? Dalam artikel ini, kita akan rangkum daftar negara yang memiliki senjata nuklir.
Baca juga: Di Mana Saja Lokasi Uji Coba Nuklir? Ini Daftar Negara dan Aturan Internasionalnya
Hulu ledak nuklir merupakan senjata pemusnah massal yang mampu menghancurkan seluruh kota dan menewaskan jutaan orang dalam waktu singkat.
Dampaknya juga sangat panjang terhadap lingkungan dan generasi mendatang karena kontaminasi radioaktif dapat terus menyebar selama bertahun-tahun setelah ledakan terjadi.
Senjata nuklir sejauh ini baru digunakan dalam perang sebanyak satu kali, yakni ketika AS menghantam kota Hiroshima dan Nagasaki pada 1945.
Meski memiliki daya rusak yang sangat dahsyat, sejumlah negara hingga kini masih rutin melakukan uji coba nuklir untuk mengembangkan maupun mempertahankan kemampuan persenjataan mereka.
Ilustrasi uji coba nuklir. (Freepik/paopano)
Saat ini terdapat sembilan negara yang diketahui memiliki senjata nuklir, yakni Amerika Serikat, Rusia, Prancis, China, Inggris, Pakistan, India, Israel, dan Korea Utara.
Jumlah hulu ledak nuklir masing-masing negara berdasarkan laporan lembaga riset pertahanan internasional seperti SIPRI dan Federation of American Scientists (FAS).
Secara total, jumlah hulu ledak global sebenarnya menurun dibanding era Perang Dingin yang memiliki sekitar 60.000 senjata nuklir.
Saat ini, sejumlah negara lebih fokus pada modernisasi senjata, rudal hipersonik, drone penghancur dan sistem pertahanan canggih seperti Iron Dome milik Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ICAN, Statista.com