INDOZONE.ID - Fenomena alam langka berupa hujan es disertai angin kencang melanda sejumlah kampung di Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, pada Sabtu sore, 4 April 2026.
Peristiwa yang terjadi di tengah cuaca ekstrem ini mengejutkan warga setempat dan menyebabkan sejumlah kerusakan fisik serta kerugian di sektor pertanian.
Menurut laporan warga Atu Lintang Ilham mengatakan bahwa butiran es yang jatuh rata-rata memiliki ukuran sebesar kelereng.
Intensitas hujan yang tinggi serta terjangan angin kencang membuat warga panik dan berlindung di dalam rumah.
Baca juga: Hujan Es Guyur Depok, Netizen: Bentar Lagi Punya 4 Musim!
Butiran es yang keras menyebabkan sejumlah atap seng rumah warga jebol. Beberapa bangunan publik dan fasilitas umum juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat hantaman es dan angin kencang.
Kerusakan paling signifikan terjadi pada komoditas utama daerah ini, yaitu tanaman kopi dan hortikultura.
Banyak daun dan bunga kopi yang rontok, serta bibit tanaman yang hancur, sehingga memicu kekhawatiran petani akan penurunan hasil panen.
Pihak BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa pancaroba.
Baca juga: Hujan Es dan Angin Kencang Terjang Boyolali, Sejumlah Rumah Rusak Tertimpa Pohon
Hujan es biasanya dipicu oleh pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat besar akibat ketidakstabilan atmosfer.
Warga dihimbau untuk selalu menyiapkan perlengkapan hujan dan menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat angin kencang melanda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis