Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 11:08 WIB

Operasi SAR KM Indo Perkasa 03 Dihentikan, Empat Korban Masih Hilang di Laut Aru

Operasi SAR KM Indo Perkasa 03 Dihentikan, Empat Korban Masih Hilang di Laut AruOperasi SAR KM Indo Perkasa 03 (Pasra Rukuwa).

INDOZONE.ID - Tim SAR gabungan resmi menghentikan operasi pencarian empat korban hilang akibat tenggelamnya KM Indo Perkasa 03 di perairan Laut Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, setelah tujuh hari pencarian tanpa hasil.

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, mengatakan keputusan penghentian operasi diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh bersama seluruh unsur SAR dan pihak keluarga korban.

“Operasi pencarian telah kami laksanakan secara maksimal selama tujuh hari sesuai prosedur. Namun hingga hari terakhir, keempat korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi resmi dihentikan,” kata Arafah di Ambon, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Jelang HUT ke-80, Pomal Kodaeral IX Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas Prajurit Lewat Opsgaktib

Ia menjelaskan, selama proses pencarian, tim menghadapi kendala cuaca buruk berupa hujan sedang, angin kencang mencapai 26 knot, serta gelombang setinggi 1,25 meter yang membatasi pergerakan unsur SAR di lapangan.

Pada hari ketujuh, dua unit Search and Rescue (SAR) kembali dikerahkan, yakni RIB USS Dobo dan speedboat BPBD Dobo, untuk menyisir titik-titik pencarian terakhir yang telah ditentukan. 

Area pencarian bahkan diperluas hingga lebih dari 35 nautical mile ke arah utara dan barat dari lokasi kejadian.

“Meski cuaca ekstrem menjadi tantangan utama, semangat dan komitmen seluruh personel di lapangan tidak pernah surut. Kami tetap berupaya maksimal hingga hari terakhir operasi,” ujarnya.

Baca juga: Pemotor Oleng hingga Jatuh di Jakbar Semalam, Ditabrak Motor Lain lalu Tewas

Namun hingga menjelang sore di hari terakhir pencarian, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan empat korban yang dinyatakan hilang.

Di tengah proses pencarian, Tim DVI Polda Maluku berhasil mengidentifikasi satu korban atas nama Imam, yang sebelumnya dimakamkan di Desa Jerwatu, Kecamatan Aru Utara. 

Dengan identifikasi tersebut, total korban meninggal dunia yang telah dikenali menjadi empat orang.

Insiden ini bermula pada 2 Februari 2026 ketika kapal cumi KM Indo Perkasa 03 yang membawa 16 anak buah kapal dilaporkan tenggelam setelah diterjang gelombang tinggi di perairan Pulau Wasir Kabupaten Kepulauan Aru.

Baca juga: Akses Trans Seram Kembali Normal Setelah Warga Alang Asaude Blokade Jalan

Hingga operasi SAR dinyatakan berakhir, delapan orang dilaporkan selamat, empat orang meninggal dunia, dan empat lainnya masih dinyatakan hilang.

Arafah menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat yang turut mengerahkan kapal, speedboat, RIB, serta perahu tradisional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian di tengah kondisi cuaca yang membahayakan,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Operasi SAR KM Indo Perkasa 03 Dihentikan, Empat Korban Masih Hilang di Laut Aru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!