Kebakaran sumur minyak rakyat di Blora, Jawa Tengah. (Antara)
INDOZONE.ID - Tiga warga tewas akibat kebakaran sumur minyak rakyat di Blora, Jawa Tengah. Kementerian ESDM langsung menekankan pentingnya tata kelola sumur rakyat melalui aturan baru.
Ledakan terjadi di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Minggu (17/8) siang. Sumur minyak milik warga mengalami blow out hingga memicu semburan api besar.
Kasi Humas Polres Blora AKP Gembong Widodo menjelaskan, api masih menyala hingga Senin dini hari. Upaya pemadaman melibatkan petugas gabungan.
Dampaknya, tiga warga meninggal dunia akibat luka bakar serius. Selain itu, 50 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke lokasi aman.
Baca juga: Viral, Seorang Siwa SD Di Nagan Raya Panjat Tiang Demi Kibarkan Merah Putih
Tragedi ini membuat Kementerian ESDM kembali menyoroti keselamatan pengelolaan sumur minyak rakyat. Juru Bicara ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa pemerintah tengah memperbaiki tata kelola lewat Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025.
“Ini menjadi perhatian kami semua bahwa pentingnya pembenahan tata kelola sumur masyarakat dengan baik, mengutamakan aspek keselamatan,” ujarnya dikutip Antara, Senin (18/8/2025).
Aturan tersebut mengatur kerja sama pengelolaan wilayah kerja migas, khususnya sumur rakyat yang selama ini belum memenuhi standar keselamatan.
Baca juga: Momen Anggota Paskibraka Papua Barat Daya di HUT ke-80 RI Hampir Pingsan, Diselamatkan 2 Rekan
Saat ini, pemerintah sedang menginventarisasi sumur rakyat yang sudah ada di berbagai daerah. Anggi menegaskan bahwa aturan baru bukan berarti membuka izin eksplorasi baru.
“Bukan sumur baru, ya,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara